Menjawab permintaan harga yang dilayangkan Pemerintah Indonesia, Amerika Serikat pada 10 Februari 2022 telah merilis paket penawaran untuk 36 unit F-15ID (varian F-15EX untuk Indonesia) senilai US$13,9 miliar. Atas tawaran tersebut, sejauh ini belum ada respon balik dari Pemerintah Indonesia, apakah melanjutkan pembelian atau mungkin membatalkan, semuanya bisa terjadi, mengingat belum ada kontrak yang ditandatangani. (more…)
Ibarat tak ingin ketinggalan momentum atas tercapainya kontrak antara Indonesia dan Perancis untuk pengadaan 42 unit Rafale senilai US$8,1 miliar, kubu Amerika Serikat di hari yang sama juga melancarkan ‘serangan’ penawaran ke Pemeritah Indonesia. Dan yang selama ini dinanti-nanti dirilis juga, yakni persetujuan penjualan jet tempur F-15EX untuk Indonesia senilai US$13,9 miliar. (more…)
Boeing F-15EX atau F-15 Eagle II yang dikenal sebagai salah satu jet tempur idaman TNI AU, diwartakan untuk pertama kalinya pada 25 Januari 2022 melakukan uji penembakan rudal udara ke udara (live fire) di atas Teluk Meksiko. Jenis rudal yang ditembakan oleh jet tempur terbaru Angkatan Udara AS ini adalah AIM-120D AMRAAM (Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile). (more…)
Masih dalam momen yang sama, yaitu bincang media dan press tour di Lanud Halim Perdanakusuma pada Rabu, 22 Desember kemarin, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo juga mengungkapkan seputar pengadaan jet tempur F-15EX. Selain telah disebutkan TNI AU akan mengakuisisi delapan unit penempur buatan Boeing tersebut, menjadi menarik adalah kapan jet tempur battle proven itu akan tiba di Indonesia. (more…)
Anda masih ingat dengan insiden lepasnya kaca kanopi pada jet tempur F-16 Fighting Falcon milik Angkatan Udara Taiwan pada 11 Agustus 2021. Nah, serupa tapi tidak sama, berulang lagi insiden lepasnya kaca kanopi pada jet tempur, tapi kali ini menimpa F-15E Strike Eagle milik Angkatan Udara AS saat berlatih di Yunani. (more…)
Selain Rafale, nama F-15EX juga ikut disebut sebagai jet tempur yang akan diakuisisi oleh TNI AU. Dan terkait jet tempur primadona tersebut, belum lama ada kabar yang menyebut, bahwa nama produk atas F-15 telah berganti, dari F-15EX, kini berganti menjadi F-15 Eagle II. (more…)
Ada perbedaan ‘perlakuan’ Amerika Serikat kepada Indonesia dan India dalam hal rencana pengadaan Boeing F-15EX. Di Indonesia, pejabat keamanan terkait telah mengumumkan ke publik tentang rencana akuisisi F-15EX, jumlah pun telah disebut yaitu delapan unit. Namun, sejauh ini belum ada keterangan perihal persetujuan resmi dan penawaran paket dari Washington. Hal sebaliknya dengan India. (more…)
Seolah menjawab atas desas-desus yang beredar selama ini, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AU 2021, di Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/2/2021), menjelaskan bahwa TNI AU akan mengakuisisi beberapa alutsista modern, yang menarik adalah jet tempur Dassault Rafale dan Boeing F-15EX akan ikut diborong. (more…)
Strategi bisnis Boeing di India layak diacungi jempol, betapa tidak, raksasa manufaktur dirgantara dan alutsista asal Negeri Paman Sam ini seolah mampu ‘mengunci’ pilihan Negeri Anak Benua. Setelah sukses menjual 9 unit pesawat intai maritim P-8I Poseidon, plus order tambahan 3 unit lagi. Boeing juga tengah menggeber tawaran F/A-18 Block III Super Hornet untuk Angkatan Laut India, termasuk meyakinkan bahwa Super Hornet bisa lepas landas dengan ski jump di kapal induk. Lepas dari itu, Boeing juga menawarkan paket spektakuler untuk Angkatan Udara India. (more…)
Meski tengah memfokuskan pada pengadaan jet tempur generasi kelima, seperti F-35A Lightning II dan F-22 Raptor, rupanya AU Amerika Serikat (USAF) masih melirik untuk mengakusisi jet tempur generasi keeempat. Yang dilirik dalam hal ini bukan F-16 Viper, melainkan jawara kombatan legendaris keluarga F-15 Eagle. Pun yang diinginkan AU AS bukan program upgrade, melainkan AU AS menginginkan F-15 produk baru, yang disebut sebagai F-15EX. (more…)