Jepang dan Korea Selatan, dua negara sekutu ring satu Amerika Serikat di kawasan Indo Pasifik adalah pengguna jet tempur Boeing F-15 Eagle dalam varian yang berbeda. Telah dioperasirakan rata-rata hampir dua dekade, F-15 yang bagi kedua negara menjadi jet tempur andalan nomer satu, kabarnya akan mendapatkan upgrade besar-besaran. (more…)
Perangkat yang satu ini nyaris tidak terlihat, namun menjadi semacam pembeda tak resmi antara jet tempur Boeing F-15 yang digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jepang, dengan varian yang digunakan oleh Singapura (F-15SG), Arab Saudi (F-15SA) dan Qatar (F-15QA). Yang dimaksud adalah adanya antena dengan bentuk segitiga yang terdapat pada sisi kanan dan kiri luar kokpit. (more…)
Tak ada yang meragukan kemampuan lobi Yahudi dalam mempengaruhi kebijakan politik dan pertahanan Amerika Serikat, terlebih dalam kondisisi ‘kepepet’ atas konflik terbukanya dengan Iran. Setelah pada bulan April lalu Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant meminta percepatan pengiriman 25 unit jet tempur F-15EX produksi Boeing, maka ada kabar lanjutan bahwa Israel kian menekan Washington, kali ini dengan meminta pengalihan slot produksi F-15EX. (more…)
Akuisisi alutsista besar-besaran Polandia rupanya berbuah langsung pada perubahan postur kekuatan udara negeri berbendera ‘Putih Merah’ itu. Dengan pengadaan 32 unit F-35A Husarz” Lightning II dan 48 unit jet tempur ringan FA-50 Fighting Falcon, tak pelak menjadikan Polandia sebagai negeri dengan kekuatan udara paling strong di kawasan Eropa Timur. Tapi pengadaan F-35A dan FA-50 dirasa belum cukup. (more…)
Hari ini, 54 tahun lalu, bertepatan dengan 27 Juli 1972, Boeing (d/h McDonnell Douglas) merayakan ulang tahun ke-50 jet tempur air superiority F-15 Eagle, dimana tanggal itu menjadi momen penerbangan perdana prototipe YF-15A dengan nomer 71-0280. (more…)
Selain kabar permintaan Israel untuk mempercepat jadwal pengiriman jet tempur F-15EX, ada kabar lain yang menyangkut eksistensi elang penempur produksi Boeing ini, yakni fitur Eagle Passive Active Warning Survivability System (EPAWSS) pada F-15 disebut telah tuntas dalam penyelesaian uji operasional awal dan evaluasi, yang kemudian diizinkan untuk produksi tingkat penuh, dengan Kemampuan Operasional Awal atau Initial Operational Capability (IOC) diharapkan dalam waktu sekitar satu tahun mendatang. (more…)
Buntut dari serangan udara Israel ke Kedutaan Iran di Damaskus, Suriah pada 1 April 2024, dapat diartikan Israel telah menantang perang terbuka dengan Iran. Meski secara militer superior di Timur Tengah, plus selalu mendapat dukungan dari Amerika Serikat, namun banyaknya front yang harus dihadapi zionis, membuat Israel harus bersiap diri dengan beragam skenario. Salah satu skenario untuk menghadapi peperangan dengan Iran dan negara Timur Tengah lain, yakni dengan meminta percepatan pengiriman atas pembelian 25 jet tempur F-15EX. (more…)
Dengan tenaga dua mesin turbofan General Electric F110-GE-129 afterburning, jet tempur F-15EX (aka F-15 Eagle II) memang perkasa, salah satunya mampu melesat dengan kecepatan maksimum Mach 2.4, dan Mach 1.2 pada saat terbang di ketinggian rendah. Namun, pesawat tempur yang menyandang nama besar tersebut, rupanya dapat melesat lebih cepat lagi, yakni sampai mendekati Mach 3. (more…)
Di tengah memanasnya suhu politik di Timur Tengah, pameran dirgantara Dubai Airshow 2023 resmi dibuka hari ini, yakni mulai tanggal 13 sampai 17 November 2023 di Bandara Internasional Al Maktoum, Uni Emirat Arab. Dari beragam alutsista yang dihadirkan dalam demo udara, salah satunya adalah F-15QA yang ‘dipinjam’ secara khusus oleh Boeing dari Angkatan Udara Qatar. (more…)
Setelah lebih dari dua tahun sejak penerbangan perdana, Boeing untuk pertama kalinya menerbangkan F-15EX Eagle II ketiga (EX-3), yang juga merupakan pesawat pertama yang dibuat dalam konfigurasi operasional akhir. Pesawat ini terbang hanya dengan cat primer dan nomor seri kecil (20-0003) pada ekor kembarnya, dan akan menerima warna dan lambang akhir sebelum dikirimkan ke Angkatan Udara AS (USAF). (more…)