
Meski bukan baru pertama kali merilis drone, namun nama Leonardo SpA boleh dibilang tak begitu kondang dalam jagad drone global, maklum perusahaan asal Italia ini jauh lebih punya nama dalam segmen sistem elektronik persenjataan. Namun di Paris AirShow 2019 yang dihelat akhir Juni lalu, Leonardo membuat kejutan dengan memperkenalkan sosok drone terbesar yang pernah dibuatnya, yaitu Falco Xplorer. (more…)

Tak kunjung diputuskannya pengadaan drone intai berkualifikasi MALE (Medium Altitude Long Endurance) oleh Kementerian Pertahanan RI, berpotensi membuat Indonesia tertinggal dari Filipina dalam operasional drone MALE. Filipina yang ibarat pelan tapi pasti, dalam beberapa tahun ini terus menggenjot modernisasi di sektor alutsista. Di segmen drone, Filipina malahan sudah menerima enam unit drone intai maritim ScanEagle buatan Boeing Insitu. Jenis drone serupa yang akan diterima Indonesia, Vietnam dan Malaysia. Dan kini ada loncatan berupa rencana Filipina untuk mendapatkan drone Hermes 900 dan Hermes 450. (more…)

Drone intai sudah jamak dirilis, termasuk dari dalam negeri, produksi drone intai sudah jamak dilakukan oleh pabrikan swasta sekalipun. Meski begitu akan tetap jadi pusat perhatian, apabila pabrikan sekelas Lockheed Martin merilis sosok drone intai terbarunya. Yang dimaksud adalah Condor UAS (Unmanned Aircraft System) yang untuk pertama kali diperlihatkan ke publik dalam ajang Special Operations Forces Industry Conference (SOFIC) 2019 di Tampa, Floria, 20 – 23 Mei lalu. (more…)

Lama tak terdengar kabar beritanya, rencana pengadaan pesawat intai dengan kualifikasi AWACS (Airborne Warning and Control System) atau AEW&C (Airborne Early Warning and Control) untuk TNI AU kembali mencuat kepermukaan, setelah KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna belum lama ini di salah satu media menyebut bahwa Saab, Airbus dan Boeing telah masuk ke dalam daftar calon pemasok pesawat AWACS yang tengah dicari TNI AU. Menurut KSAU, pengadaan pesawat AEW&C digadang untuk memenuhi target di MEF III di periode 2020 – 2024. (more…)

Produksi dan pengembangan drone yang dilakukan Negeri Tirai Bambu serasa tak terbendung, beragam varian drone telah dirilis, bahkan dalam beberapa hal telah melampaui pencapaian yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel. Seperti pada latihan perang AL Cina yang digelar Februari 2019 lalu di Laut Cina Selatan, nampak kapal perusak Lanzhou Class – Luyang II (Type 052C) meluncurkan drone vertical take-off and landing (VTOL) ukuran mini yang diketahui merupakan tipe Sea Cavalry SD-40. (more…)

Tak hanya di industri pertahanan, tawaran adopsi drone di berbagai instansi kini telah menjadi tren tersendiri. Drone dari berbagai jenis, dan asal produksi, entah dari luar negeri atau dalam negeri saat ini jadi jamak dipamerkan dalam berbagai event. Toh dengan masifnya tawaran drone, tak menyurutkan beberapa nama baru untuk bertarung meraih untung di Indonesia. Seperti salah satunya Tekever, manufaktur drone dari Portugal. (more…)