
Masih terus diproduksi dalam berbagai varian, CN-235 sampai saat ini belum tergantikan sebagai karya utama “anak bangsa” dalam industri dirgantara. Tahukan Anda, bahwa hari ini 42 tahun lalu, bertepatan dengan 11 November 1983, merupakan momen bersejarah dalam program pengembangan pesawat angkut sedang CN-235, yakni penerbangan perdana (maiden flight) prototipe CN-235. (more…)

Pameran pertahanan bergengsi di Timur Tengah. International Defence Exhibition (IDEX) 2025 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (17 – 21 Februari 2025), diikuti oleh Holding Defend ID dan industri pertahanan swasta lndonesia. Dan secara khusus, ada kabar kegiatan yang dilakukan oleh PT Dirgantara Indonesia di IDEX 2025, terlebih produk PT DI ada yang sampai saat ini masih digunakan oleh militer Uni Emirat Arab (UEA). (more…)

Keputusan Angkatan Udara Perancis untuk melakukan upgrade pada armada pesawat angkut CN-235, yakni agar bisa dioperasikan hingga tahun 2040, sedikit banyak telah menorehkan rasa bangga kepada warganet Indonesia. Meski CN-235 yang dioperasikan AU Perancis adalah produksi Spanyol, namun rancangan desain pesawat twin turboprop ini akan selalu terkait dengan peran Indonesia. (more…)

Meski Angkatan Udara Perancis memiliki armada pesawat angkut dari berbagai jenis, mulai dari Airbus A400M Atlas, C-130H sampai C-130J Super Hercules, namun Angkatan Udara Perancis tak meninggalkan peran pesawat angkut ringan, yang notabene merupakan rancangan Indonesia – Spanyol, CN-235. Mengoperasikan 27 unit CN-235 200/300, pesawat turboprop multirole tersebut masih menjadi andalan militer Perancis, termasuk sebagai jembatan udara di wilayah koloninya. (more…)