Sebelum diserahkan ke Pakistan, unit jet tempur Chengdu J-10CE akan dipamerkan dalam pameran dirgantara Zhuhai Airshow 2024 (12 – 17 November 2024). Setelah debut perdananya di Dubai Airsshow 2019, maka Chengdu Aerospace Corporation memperlihatkan J-10CE untuk pertama kalinya dalam konfigurasi persenjataan baru, khususnya dalam aspek udara ke udara. (more…)
Meski banyak menampilkan citra militer yang ofensif, tapi bukan berarti Cina kendor dalam pertahahan udara anti rudal balistik. Punya gesekan kepentingan dengan negara-negara besar, maka Cina telah mengembangkan sistem hanud anti rudal balistik sekelas Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) buatan Lockheed Martin. (more…)
Hampir pengembangan semua aspek level alutsista mampu dikebut oleh Cina, namun ada satu yang kurang ada gaungnya. yakni pengembangan rudal jelajah udara ke permukaan jarak jauh atau Air-Launched Cruise Missile (ALCM), ketika Barat dengan bangga memperlihatkan kemampuan Storm Shadow (SCALP) di Ukraina, maka Cina belum terdengar serius menelurkan ALCM dengan desain stealth. (more…)
Yang harus diwaspadai oleh penembak jitu (sniper) adalah keberadaan gun fire locator, pasalnya perangkat ini mampu mendeteksi arah asal dan jarak asal tembakan. Di antara teknologi gun fire locator yang lumayan banyak diadopsi adalah yang menggunakan basis sensor akustik. Meski tidak sempurna, gun fire locator jenis ini bila dipadukan sengan senjata anti sniper dapat membuat posisi sniper terancam akibat tembakan balasan. (more…)
Sukhoi Su-57 stop over (transit) di Bandara Taiyuan, Cina pada 3 November 2024.
Meski Rusia telah menawarkan Sukhoi Su-57E, yakni varian ekspor dari jet tempur stealth Su-57 Felon, namun belum pernah Su-57 diterbangkan ke luar wilayah Rusia, khususnya untuk memeriahkan pameran dirgantara sebagai ajang promo atas produk alutsista. Namun, ada yang spesial dalam Zhuhai Airshow 2024 (12-17 November 2024). (more…)
Dinamika konflik secara langsung berimbas pada upaya yang harus dilakukan pabrikan Main Battle Tank (MBT), pasalnya MBT dapat menjadi pecundang dalam sebuah pertempuran bila tidak beradaptasi dengan tingkat ancaman yang berkembang. Dan ada kabar China North Industries Corporation (Norinco) yang memperkenalkan varian upgrade untuk MBT VT4. (more…)
Uji peluncuran rudal balistik anterbenua oleh Cina pada 25 September 2024, yang disebut pertama kali dalam 40 tahun, rupanya telah membuat Amerika Serikat untuk was-was atas segala kemungkinan, termasuk pada aset strategisnya yang berada di Guam, Pasifik Barat, mengingat uji luncur rudal balistik Cina dilakukan dengan mengarahkan ke perairan internasional di Samudra Pasifik, dan Guam secara teori berada dalam jangkaun tembak rudal balistik Cina. (more…)
Pasca Insiden di Pulau Hainan 1 April 2001, pemerintah Cina tidak mau begitu saja mengembalikan pesawat intai (spy plane) EP-3E ARIES II ke Amerika Serikat. Sudah bisa ditebak, EP-3E ARIES II langsung menjadi bahan oprek untuk dipelajari oleh teknisi Cina. Lewat negosiasi yang alot, EP-3E akhirnya dikembalikan ke AS pada 3 Juli 2001 dalam bentuk potongan dan diangkut ke AS menggunakan dua pesawat charter Antonov An-124. (more…)
1 April 2001, menjadi momen yang memalukan bagi militer Amerika Serikat, persisnya pada tanggal itu telah terjadi “Hainan Island incident,” dimana sebuah pesawat intai EP-3E ARIES II terpaksa mendarat darurat di basis militer Cina di Pulau Hainan. Sebanyak 24 awak pesawat intai itu ditahan dan diinterogasi oleh otoritas Cina, hingga akhirnya dibebaskan 10 hari kemudian. (more…)
Pasca serangan rudal balistik besar-besaran ke Israel pada 1 Oktober lalu (Operation True Promise 2), maka secara mengejutkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei muncul ke tengah publik dengan menyampaikan khotbah di pusat kota Teheran pada 4 Oktober 2024. Kemunculan Khamenei yang terbilang berani sudah barang tentu tak bisa dilepaskan dari sistem proteksi yang melekat disekitaran tokoh utama Iran tersebut. (more…)