
Menyandang status sebagai sekutu utama Amerika Serikat, maka Australia selalu bersiap untuk mengirimkan kekuatan militernya untuk mendukung operasi militer sekutu di berbagai belahan dunia. Dan melihat ancaman mendatang, maka bukan tak mungkin armada jet tempur stealth F-35A Lightning II Angkatan Udara Australia (RAAF) akan dikerahkan untuk misi tempur ke pangkalan aju (terdepan) yang berada jauh dari teritorial Australia. (more…)

Kemampuan serangan udara ke permukaan dengan senjata berpresisi tinggi, saat ini menjadi keunggulan strategis yang dimiliki jet tempur Angkatan Udara Australia (RAAF). Setelah akuisisi rudal anti kapal jarak jauh dengan artificial intelligence – AGM-158C LRASM (Long Range Anti-Ship Missiles). Kini ada kabar bahwa trio jet tempur AU Australia akan diperkuat rudal anti radiasi (anti radar) generasi terbaru, AGM-88E2 Advanced Anti-Radiation Guided Missile-Extended Range (AARGM-ER). (more…)

Lewat Misi Pegasus Angkatan Udara Perancis, dalam tiga tahun belakangan secara rutin menghadirkan pesawat tanker Airbus A330 MRTT (Multirole Tanker Tanssport) di Indonesia. Selain menjadi wahan tanker udara bagi air refueling jet tempur Rafale dalam tur di Asia Pasifik. Penggelaran A330 MRTT juga menawarkan kesempatan latihan bersama bagi pilot tempur Indonesia untuk ‘menjajal’ kemampuan operasi pengisian bahan bakar di udara. Terlebih A330 MRTT nantinya diproyeksikan untuk diakuisis oleh TNI AU. (more…)

Sebagai sekutu nomer wahid Negeri Paman Sam, Australia menjadi yang terdepan dalam kepemilikan armada pesawat angkut C-130 Hercules. Bila Indonesia baru mulai menerima kehadiran C-130J Super Hercules, maka Angkatan Udara Australia (RAAF) sejak tahun 1999 sudah mengoperasikan C-130J-30 Super Hercules, dengan populasi saat ini 12 unit. Dan belum lama ini ada kabar, bahwa RAAF akan menambah pesanan Super Hercules dalam jumlah besar. (more…)

Guna memperpanjang usia operasional hingga satu dekade mendatang, Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) memproyeksikan upgrade 24 unit armada jet tempur multirole F/A-18F Super Hornet ke paket Block III seperti yang ditawarkan oleh Boeing. Super Hornet Block III masih terbilang baru, penggunanya saat ini baru Angkatan Laut AS. (more…)

Meski saat ini masih masuk kategori sebagai jet tempur ‘tercanggih’ di kawasan Asia Pasifik, rupanya Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) sudah mulai mempersiapkan strategi untuk kelanjutan masa depan jet tempur multirole F/A-18F Super Hornet. Seperti diketahui, No.1 Squadron RAAF kini mengoperasikan 24 unit Super Hornet dari basisnya di Lanud Amberley, Queensland. (more…)

Dengan eskalasi tingkat tinggi, maka lazim bila banyak pesawat dan drone intai terbang di sekitar udara Ukraina. Secara bergilir, unsur intai yang melibatkan pesawat AWACS (Airborne Warning and Control System) dari Amerika Serika dan negara NATO meronda ruang udara di kawasan yang tengah berkecamuk. (more…)

Mahalnya biaya operasional, membuat pengadaan jet tempur stealth F-35A Lightning II mengundang kontroversi di dalam negeri, namun, proses pengiriman dan tingkat kesiapan tempur armada F-35A Angkatan Udara Australia (RAAF) terus berjalan. (more…)

Kemampuan peperangan elektronika – electronic warfare – pada armada jet tempur Australia dikenal sebagai yang terdepan di kawasan regional, yakni dengan keberadaan Boeing EA-18G Growler. Dan terkait dengan peningkatan kemampuan Growler yang telah dijalankan Amerika Serikat, maka Australia telah merancang program upgrade pada armada EA-18 Growler dalam Project AIR 5349 Phase 6 – Advanced Growler. (more…)

Setiap pengadaan alutsista, apalagi yang bernilai ‘jumbo’, kerap mendatangkan pro dan kontra. Tidak hanya terjadi di Indonesia, di Australia pun ada pro dan kontra terkait program pengadaan alutsista. Dan kali ini yang menjadi bidikan adalah eksistensi jet tempur stealth F-35A Lightning II yang diakuisisi Angkatan Udara Australia (RAAF) dalam jumlah besar (72 unit). Analis Australia berpendapat bahwa pengadaan F-35A adalah ‘kesalahan terbesar’ yang dilakukan Negeri Kanguru. (more…)