
Guna memperpanjang usia operasional hingga satu dekade mendatang, Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) memproyeksikan upgrade 24 unit armada jet tempur multirole F/A-18F Super Hornet ke paket Block III seperti yang ditawarkan oleh Boeing. Super Hornet Block III masih terbilang baru, penggunanya saat ini baru Angkatan Laut AS. (more…)

Meski saat ini masih masuk kategori sebagai jet tempur ‘tercanggih’ di kawasan Asia Pasifik, rupanya Angkatan Udara Australia (Royal Australian Air Force/RAAF) sudah mulai mempersiapkan strategi untuk kelanjutan masa depan jet tempur multirole F/A-18F Super Hornet. Seperti diketahui, No.1 Squadron RAAF kini mengoperasikan 24 unit Super Hornet dari basisnya di Lanud Amberley, Queensland. (more…)

Dengan eskalasi tingkat tinggi, maka lazim bila banyak pesawat dan drone intai terbang di sekitar udara Ukraina. Secara bergilir, unsur intai yang melibatkan pesawat AWACS (Airborne Warning and Control System) dari Amerika Serika dan negara NATO meronda ruang udara di kawasan yang tengah berkecamuk. (more…)

Mahalnya biaya operasional, membuat pengadaan jet tempur stealth F-35A Lightning II mengundang kontroversi di dalam negeri, namun, proses pengiriman dan tingkat kesiapan tempur armada F-35A Angkatan Udara Australia (RAAF) terus berjalan. (more…)

Kemampuan peperangan elektronika – electronic warfare – pada armada jet tempur Australia dikenal sebagai yang terdepan di kawasan regional, yakni dengan keberadaan Boeing EA-18G Growler. Dan terkait dengan peningkatan kemampuan Growler yang telah dijalankan Amerika Serikat, maka Australia telah merancang program upgrade pada armada EA-18 Growler dalam Project AIR 5349 Phase 6 – Advanced Growler. (more…)

Australia terbilang gercep (gerak cepat), setelah mulai mengoperasiakan F-35A Lightning II, kabar terbaru menyebutkan bahwa Angkatan Udara Australia (RAAF) kini telah mulai menggunakan hulu ledak untuk bom pintar (smart bomb) yang merupakan produksi dalam negeri. (more…)