
Pelan tapi pasti, negara-negara di Asia Tenggara selain Indonesia, Singapura, vietnam dan Malaysia, kini mulai bersiap mengoperasikan sang monster bawah laut. Seperti Filipina misalnya dengan tekanan Cina di Laut Cina Selatan, tengah berharap untuk bisa mengakuisisi Scorpene Class. Sementara Thailand, Negeri Gajah Putih ini malah sudah menandatangani kontrak akuisisi kapal selam diesel listrik berteknologi AIP (air-independent propulsion) S26T dari Cina. Lantas bagaimana dengan Myanmar? (more…)

Diluncurkan dari kedalaman 55 meter di bawah permukaan laut, kemudian melesat sejauh 40 km menuju sasaran di permukaan, untuk pertama kalinya di Asia Tenggara diluncurkan uji coba penembakan rudal anti kapal dari kapal selam. (more…)

Latihan militer bilateral Camar Indopura 2019 antara TNI AU dan AU Singapura (RSAF) baru saja tuntas (29/8) setelah resmi dibuka pada 26 Agustus lalu di Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. Latihan dengan sandi Air Manuver Exercise (AMX) Latma Camar Indopura ke 16 ini melibatkan dua pesawat intai maritim andalan dari kedua negara. Dari TNI AU, dikerahkan satu unit Boeing 737-200 Surveillance dengan nomer AI-7303 dari Skadron Udara 5 dan dari RSAF satu unit Fokker F50 MPA (Maritime Patrol Aircraft). (more…)

Tiga kapal perang AL Singapura (RSN) dalam formasi tempur lengkap, terdiri dari frigat stealth RSS Steadfast 70, korvet RSS Vigour 92 dan kapal patroli litoral RSS Justice 18 diwartakan telah bersandar di Dermaga Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (16/7). Ketiga kapal perang beda kelas itu tiba di Indonesia dalam rangka latihan bersama Eagle Indopura 2019 (16 – 20 Juli 2019). Menarik dari kedatangan kapal perang AL Singapura, ketiganya disebut-sebut sebagai yang tercanggih di kelasnya, khususnya untuk level Asia Tenggara. (more…)

Di Asia Tenggara, Indonesia dikenal sebagai negara penggguna kapal selam dan kapal perang berpeluru kendali pertama, namun Singapura juga berhak mendapat label yang pertama di Asia Tenggara, yaitu dalam kepemilikan dan pengoperasian pesawat intai berkualifikasi Airborne Early Warning and Control (AEW&C). Persisnya 111 Squadron “Jaeger” yang berpangkalan di Lanud Tengah, sejak 1987 telah mengoperasikan empat unit “mini AWACS” E-2C Hawkeye produksi Northrop Grumman. Setelah itu, barulah Thailand yang ikutan menggunakan pesawat AEW&C dengan mengusung Saab 340 Erieye pada tahun 2012. (more…)

Sejak diluncurkan pada tahun 2006, beberapa negara di luar Rusia telah menyatakan minat untuk mengakuisisi rudal balistik taktis jarak pendek Iskander-M. Seperti Arab Saudi yang menyatakan terus terang ingin membeli rudal berkecepatan Mach 6 ini. Namun Kremlin tak bergeming, Iskander-M atau disebut NATO sebagai SS-26 Stone tak masuk dalam daftar alutsista yang dijual Rusia ke luar negeri, termasuk ke negara sekutu Rusia sekalipun. (more…)

Setelah Indonesia dan Malaysia, Filipina kini menjadi negara ketiga di Asia Tenggara yang menggunakan pesawat angkut C-130 Hercules untuk tugas intai maritim. Satu unit C-130 AU Filipina dilaporkan telah mendapatkan paket upgrade modular Special Airborne Mission Installation and Response (SABIR). (more…)

Bicara tentang jet tempur tercanggih, frigat tercanggih sampai drone tercanggih di Asia Tenggara, maka semuanya melekat di militer Singapura. Selain itu, Singapura Negeri Pulau yang luas areanya hanya sebentangan DKI Jakarta, juga memiliki panser tempur tercanggih di kawasan ini. Hebatnya panser dengan nama “AV-81 Terrex 8×8” adalah produksi industri dalam negeri, ST Engineering yang memang reputasinya telah mengglobal. (more…)

Meski bukan kekuatan militer terbesar di Asia Tenggara, namun bisa dipastikan Singapura-lah yang paling kuat dan canggih untuk alutsista di semua matra. Tak terkecuali bicara tentang kapal selam, Negeri Pulau seluas DKI Jakarta ini juga secara kualitas punya arsenal Siluman Bawah Laut paling update teknologinya di kawasan. (more…)

Meski realisasinya masih terasa jauh, namun ada secercah harapan bagi Indonesia untuk kelak memiliki alutsista hanud (pertahanan udara) rudal anti serangan udara jarak jauh S-300 buatan Rusia. Hal ini tersirat dari pernyataan Atase Pertahanan RI di Rusia Kolonel (Pnb) Andi Kustoro yang menyebut sista S-300 jadi salah satu persenjataan yang tengah dijajaki pembeliannya oleh Indonesia. (more…)