Setelah menjalani perawatan berat (overhaul} selama dua tahun, dua Sukhoi Su-30Mk, yaitu dengan nomer ekor TS-3001 dan TS-3002 telah tiba kembali kembali ke home base-nya di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar pada 28 Juli 2019. Seperti biasa, jet tempur twin engine kebanggaan Skadron Udara 11 tersebut diterima dalam kondisi ‘dilepas’ beberapa bagiannya, seperti sayap tengah, sayap ekor dan ekor tegaknya. (more…)
Jagad pemberitaan di Tanah Air dalam beberapa jam belakangan tengah dihebohkan dengan dugaan pesawat angkut Antonov An-12 yang disebut-sebut telah melintasi langit Pantai Utara Jawa (Pantura). Pangkal dugaan melintasnya pesawat angkut yang sekelas C-130 Hercules berasal dari situs dan aplikasi FlightRadar24. Dimana sebelumnya, warga masyarakat di sekitar kota Pekalongan dan Semarang dihebohkan dengan suara misterius pada dini hari, pukul 01.00 WIB pada 14 Desember 2018. (more…)
Disaat usia N22/N24 Nomad kian renta, Puspenerbal TNI AL harus berpikir keras untuk menghadirkan pesawat intai taktis pengganti. Saat itu di tahun 2005, pilihan telah dijatuhkan pada PZL M28 Skytruck, pesawat transport ringan bermesin turbo propeller buatan PZL (Polskie Zaklady Lotnicze) Mielec, Polandia. TNI AL dikala itu direncanakan bakal menerima 11 unit M28 Skytruck versi intai maritim. (more…)
Dalam benak orang di Republik ini, pesawat angkut berat TNI AU akan merujuk pada satu nama, yakni C-130 Hercules buatan Lockheed Inc. Hal tersebut terasa lumrah, mengingat pengabdian Hercules di Tanah Air sudah lebih dari 50 tahun, pesawat ini dikenal punya mobilitas tinggi dalam menunjang operasi militer dan operasi militer bukan perang. Tapi, tahukah Anda bila sejatinya Hercules di Indonesia punya ‘rekan sejawat’ yang sama-sama digolongkan sebagai pesawat angkut berat? (more…)