Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) bersama perusahaan teknologi pertahanan Anduril Industries baru saja mengukir tonggak sejarah krusial dalam program modernisasi penerbangan tempurnya. Dalam sebuah uji coba penembakan langsung (live-fire testing), drone tempur otonom Anduril YFQ-44A yang dikembangkan di bawah program Collaborative Combat Aircraft (CCA), sukses mengeksekusi peluncuran rudal pertamanya. (more…)
Pemerintah Taiwan secara resmi mengumumkan inisiatif pertahanan udara dan laut yang sangat ambisius senilai 5,6 miliyar euro atau setara dengan 6,6 miliyar dolar AS. Jika dikonversikan ke dalam mata uang rupiah dengan nilai kurs saat ini yang menyentuh angka Rp18.000 per dolar AS, total anggaran fantastis tersebut mencapai tidak kurang dari Rp118,8 triliun. (more…)
General Atomics FQ-42 (atas) dan Anduril FQ-44 (bawah).
Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force/USAF) resmi mengumumkan langkah revolusioner dalam modernisasi kekuatan udara mereka dengan memberikan kontrak manufaktur dan produksi awal untuk program Collaborative Combat Aircraft (CCA). Dalam pengumuman, USAF resmi menunjuk dua kontraktor utama, yaitu General Atomics dengan platform FQ-42 dan Anduril Industries melalui platform FQ-44. (more…)
Pada Rabu, 3 Juni 2026, Taiwan untuk pertama kalinya sukses melaksanakan uji tembak amunisi berkeliaran (loitering munition) atau yang populer dikenal sebagai drone kamikaze Altius-600M dengan menyasar target bergerak di permukaan laut. Uji coba mutakhir ini merupakan bagian dari rangkaian latihan militer dua hari yang menggabungkan latihan penembakan drone serta latihan taktis bersandi “Tianma”. (more…)
Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) telah mengambil langkah strategis untuk memodernisasi kekuatan tempur tingkat regu dengan menggandeng perusahaan teknologi pertahanan Anduril Industries. Melalui kontrak senilai US$23,9 juta, Anduril akan melengkapi personel Marinir dengan Bolt-M, sebuah amunisi loitering (drone kamikaze) canggih yang dirancang untuk dibawa di dalam tas punggung (man-packable). (more…)
Akhir Oktober lalu ada momen penting dalam jagad drone tempur (UCAV) bergenre loyal wingman, yakni Anduril Industries mengumumkan keberhasilan uji terbang perdana prototipe drone mereka yang diberi nama YFQ-44A pada 31 Oktober 2025. (more…)
Bila Indonesia kini tengah gandrung atas serangkaian uji coba KSOT (Kapal Selam Autonomous) , termasuk uji penembakan torpedo yang fenomenal, maka Australia pun tak ingin kehilangan momentum dalam pengembangan kapal selam tanpa awak, persisnya pada 31 Oktober 2025, Anduril Industries resmi membuka fasilitas manufaktur barunya di Australia untuk memproduksi kapal selam tanpa awak (UUV) yang dinamakan Ghost Shark atau Extra Large Autonomous Underwater Vehicle (XL-AUV). (more…)
Anduril Industries, perusahaan asal Amerika Serikat yang berada di balik pengembangan “Ghost Shark” – proyek kapal selam tanpa awak berukuran besar atau XLAUV (Extra–Large Autonomous Underwater Vehicle) untuk Angkatan Laut Australia, diwartakan telah meluncurkan keluarga rudal jelajah yang diklaim berharga terjangkau atau low-cost cruise missiles. (more…)