
Rencana TNI AL untuk membentuk Batalyon Sniper di lingkungan Korps Marinir memunculkan niat baik guna meningkatkan kemampuan tempur dan ketepatan operasi, mengingat tidak ada yang meragukan nilai seorang penembak runduk yang terlatih. Namun demikian, setiap pembentukan satuan baru harus mampu menjawab satu pertanyaan dasar mengenai tugas pokok yang melatarbelakanginya. (more…)

Langkah Australian Defence Force (ADF) yang menguji coba prototipe sistem pertahanan udara berbasis darat menggunakan rudal Standard Missile-2 (SM-2) memicu pertanyaan menarik di kalangan pengamat militer global. Mengapa Canberra lebih memilih mengembangkan sistem mandiri berbasis rudal hanud kapal perang tersebut ketimbang membeli MIM-104 Patriot—yang notabene adalah sistem hanud dan rudal paling populer buatan AS yang telah teruji dalam berbagai medan laga? (more…)