Perancis memang bukan pemasok utama alutsista untuk TNI, tapi kiprah Negeri asal Napoleon Bonaparte ini sudah lumayan tersohor dalam menyuplai kebutuhan alutsista TNI, dalam ragam yang berbeda alat tempur maupun perangkat penunjang tempur buatan Perancis telah sejak lama digunakan oleh TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Bisa disebut sejak lama, pasalnya kehadiran alutsista besutan Perancis sudah diadopsi RI sejak era operasi Trikora di tahun 60-an. Salah satu bukti sejarahnya ada di lini kavaleri dan artileri, seperti tank AMX-13, AMX-13 VCI (APC), dan AMX MK61 Howitzer Self Propelled. (more…)
Tag: amunisi
Bofors 40mm L/70 : Eksistensi Dari Era Yos Sudarso Hingga Reformasi

Dilihat dari kalibernya, jelas meriam ini tak memiliki daya getar yang diperhitungkan oleh lawan. Tapi lain halnya dalam bentuk pengabdian, Bofors 40mm punya andil yang cukup besar dalam kancah perjuangan, khususnya pada elemen armada kapal perang TNI AL dan korps artileri pertahanan udara (arhanud) TNI AD. Meriam ini pun sudah sangat kondang, kiprahnya sudah dimulai sejak perang dunia kedua sebagai sistem senjata anti serangan udara yang diandalkan pasukan sekutu. Dan, hingga kini Bofors 40mm telah diciptakan dalam banyak varian tempur. (more…)
Bofors 57mm MK.1 : Andalan KCR TNI AL Era-80an
Beberapa waktu lalu, kami telah mengulas profil Bofors 57mm MK.2, yakni sosok meriam reaksi cepat dengan desain kubah streamline yang menjadi andalan pada FPB (fast patrol boat)-57 TNI AL. Bofors 57mm MK.2 memang jauh lebih populer di mata kita, karena meriam ini terbilang banyak diaplikasikan pada kapal cepat TNI AL. Tapi sebelum era MK.2, sejatinya armada TNI AL juga sudah menggunakan versi perdananya, yakni Bofors 57mm MK.1. (more…)
TRF-1 CAESAR : Generasi Ketiga Self Propelled Howitzer TNI AD
Menuju target MEF (minimum essential force) yang dicanangkan oleh pemerintah, masing-masing unit militer memang mendapat ‘jatah’ modernisasi alutsista. Meski pengadaannya terbilang pelan, tapi beberapa agenda kedatangan alutsista sudah ada di depan mata. Untuk elemen korps Artileri Medan (Armed) TNI AD misalnya, setelah lama tertinggal di segmen howitzer self propelled (gerak sendiri), ada kabar bahwa akan dating meriam TRF-1 CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie). (more…)
M2A2 105mm : Howitzer Tua Yon Armed TNI AD

Bicara tentang alutsista (alat utama sistem senjata) tua yang dimiliki TNI seolah tak ada habisnya. Dari serangkaian perangkat yang berumur ‘sepuh’, ada satu jenis alutsista dari korps Artileri Medan (Armed) TNI AD yang tak asal tua, tapi juga sangat legendaris, bahkan punya rekam jejak prestasi tempur yang begitu panjang di banyak peperangan. Alutsista tersebut adalah meriam M2A2 Howitzer kaliber 105mm (4.2 inchi), sebuah meriam ringan battle proven (dari versi awal) sejak Perang Dunia II. (more…)
Bofors 120mm : Meriam Kaliber Terbesar di Frigat TNI AL

Selain punya beragam rudal anti kapal, faktanya TNI AL juga tak dapat melupakan unsur fire power pada artileri kapal. Mulai dari kelas frigat/korvet, tentu membutuhkan kelengkapan meriam sebagai pelibas sasaran di permukaan dan sasaran di udara secara terbatas. Dan, hingga kini pun keberadaan meriam dengan kaliber besar masih mampu membawa daya deteren (daya getar) pada lawan.
S-60 57mm : Meriam Perisai Angkasa ‘Sepuh’ Arhanud TNI AD

Berbicara tentang alutsista tua TNI, rasanya tak pas bila meninggalkan sosok meriam yang satu ini. Sosoknya mungkin sudah kerap dilihat banyak orang, pasalnya sedari era orde baru, meriam S-60 kaliber 57mm ini kerap tampil sebagai latar dari barisan prajurit pada perhelatan HUT ABRI/TNI, umumnya meriam ini disandingkan sejajar dengan sista tank AMX-13 MK61. Pemilihan S-60 memang tepat sebagai pemanis untuk latar acara HUT ABRI, tak lain karena panjang laras meriam anti serangan udara ini mencapai 4,39 meter, cukup gagah dan sangar bila laras ditarik keatas menjulang hingga sudut 87 derajat. (more…)
Twin Gun Rheinmetall 20mm : Jawara Kanon Arhanud TNI AD Era 90-an

Selain berbekal kekuatan rudal Rapier dan RBS-70, di dasawarsa tahun 90-an, sistem senjata artileri pertahanan udara (arhanud) jarak pendek milik TNI AD juga dipercayakan pada sosok auto kanon kaliber 20mm buatan Jerman. Kanon yang dimaksud tak lain adalah Rheinmetall twin gun 20mm tipe Rh202. (more…)





