
Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) tampaknya belum akan memensiunkan salah satu pilar penangkal nuklir udara paling veteran miliknya dalam waktu dekat. Pada 30 Juni 2026, Boeing resmi menerima kontrak tunggal senilai US$49,5 juta dari Air Force Nuclear Weapons Center yang berbasis di Tinker Air Force Base, Oklahoma. Kontrak ini ditujukan untuk memproduksi ulang komponen elektronik krusial serta perangkat uji demi memperpanjang masa operasional rudal jelajah nuklir AGM-86B Air Launched Cruise Missile (ALCM) hingga Juni 2033. (more…)

Kreativitas ala perang dingin kembali mengemuka, salah satunya adalah Rusia yang tengah mempertimbangkan penggunaan basis pesawat komersial Tupolev Tu-214 sebagai pembawa/peluncur rudal jelajah udara ke permukaan jarak jauh Kh-101 ALCM (Air Launched Cruise Missile). (more…)

Laksana jet tempur yang memasuki zona pertahanan udara lawan, rudal jelajah udara ke permukaan berdesain stealth Kh-101 belum lama ini terekam video amatir tengah melepaskan umpan (decoy) berupa flare sesasat sebelum menghantam sasaran. Peluncuran rudal Kh-101 dalam video ini adalah bagian dari aksi balasan Rusia atas serangan swarm drone Ukraina yang menyerang beberapa basis pangkalan pembom strategis Rusia pada 1 Juni 2025. (more…)

Meski belum ada konfirmasi dari pihak terkait, media lokal India menyebut bahwa Indonesia dan Malaysia telah menyatakan minat untuk mengadopsi rudal jelajah udara ke permukaan supersonik Brahmos ALCM (Air Launched Cruise Missile). Disebut bahwa kedua negara berminat untuk mengintegrasikan Brahmos ALCM pada jet tempur Sukhoi Su-30. (more…)

Entah serius atau hanya gimmick marketing, namun ada yang unik dari pameran dirgantara Zhuhai Airshow 2024 (12- 17 November 2024), yakni ditampilkannya model jet tempur Rafale yang menggotong rudal jelajah udara ke permukaan atau air-launched cruise missile (ALCM) HD-1A buatan pabrikan senjata Cina, Guangdong Hongda. (more…)

Hampir pengembangan semua aspek level alutsista mampu dikebut oleh Cina, namun ada satu yang kurang ada gaungnya. yakni pengembangan rudal jelajah udara ke permukaan jarak jauh atau Air-Launched Cruise Missile (ALCM), ketika Barat dengan bangga memperlihatkan kemampuan Storm Shadow (SCALP) di Ukraina, maka Cina belum terdengar serius menelurkan ALCM dengan desain stealth. (more…)

Bila Ukraina menyerang Rusia dengan rudal jelajah Storm Shadow (SCALP), maka Rusia sudah lebih dulu menggempur Ukraina dengan rudal jelajah sejenis, yakni rudal jelajah yang diluncurkan dari udara – Air Launched Cruise Missile (ALCM). Bersamaan dengan eksistem armada pembom strategis, salah satu yang diandalkan Rusia adalah rudal jelajah jarak jauh Kh-101 (kode NATO AS-23 Kodiak). Dengan dinamika peperangan, NPO Novator telah melakukan serangkaian modifikasi pada Kh-101. (more…)

Guna meningkatkan gempuran pada posisis strategis Rusia, maka opsi paling mujarab yang dapat dilakukan oleh Ukraina adalah meluncurkan rudal jelajah yang diluncurkan dari udara atau air-launched cruise missile (ALCM). Untuk itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy terus melobi negara-negara NATO untuk terus memasok rudal seperti Storm Shadow/SCALP. Namun, pasokan Storm Shadow dari Inggris dan Perancis terasa masih kurang, mengingat jalannya peperangan diprediksi masih akan panjang. (more…)

Meski belum ada publikasi berupa foto, namun pada 16 September 2023 lalu, Kementerian Pertahanan Rusia telah mengumumkan adopsi rudal jelajah baru yang diluncurkan dari udara atau air launched cruise missile (ALCM) Kh-BD (Product 506). Seperti halnya rudal jelajah Kh-101/Kh-102, maka Kh-BD juga dipersiapkan untuk diluncurkan dari pembom strategis sayap ayun Tupolev Tu-160 Blackjack. (more…)

Tak ingin tertinggal jauh dengan India yang telah maju dalam pengembangan rudal jelajah berpresisi, Pakistan pada IDEF (International Defence Exhibition & Conference) 2023 yang dihelat di Istanbul, Turki (25-28 Juli 2023), meluncurkan rudal jelajah dari platform udara – Air Launched Cruise Missile (ALCM) Taimoor (Taimur). (more…)