
Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) tampaknya belum akan memensiunkan salah satu pilar penangkal nuklir udara paling veteran miliknya dalam waktu dekat. Pada 30 Juni 2026, Boeing resmi menerima kontrak tunggal senilai US$49,5 juta dari Air Force Nuclear Weapons Center yang berbasis di Tinker Air Force Base, Oklahoma. Kontrak ini ditujukan untuk memproduksi ulang komponen elektronik krusial serta perangkat uji demi memperpanjang masa operasional rudal jelajah nuklir AGM-86B Air Launched Cruise Missile (ALCM) hingga Juni 2033. (more…)


