Dalam dunia pelatihan tempur udara, penggunaan nama jet tempur buatan Soviet seperti MiG-29 Fulcrum atau Su-27 Flanker kerap kali diasosiasikan sebagai pesawat tanding (aggressor/red air) oleh militer Amerika Serikat. Sebagai catatan, militer AS secara resmi memang tidak memiliki skuadron aggressor aktif berkekuatan MiG-29 dalam jajaran penugasan reguler. (more…)
Dengan desain hidung yang relatif kecil, sebagian orang mungkin agak kurang yakin dengan penempatan perangkat radar active electronically scaned array (AESA) dan infrared search and track (IRST) pada jet tempur ringan A-4 Skyhawk. Namun, sejak pertengahan tahun 2022 muncul A-4N “Aggressor” milik Top Aces yang diklaim sebagai varian tercanggih Skyhawk. (more…)
Dalam jagad jet tempur ringan produksi Amerika Serikat, maka boleh dikata ada dua jenis pesawat yang usianya sudah tua, namun seolah menolak untuk dipensiunkan. Alih-alin pensiun, penempur seperti F-5 E/F Tiger dan A-4 Skyhawk masih terus digunakan oleh beberapa negara dengan sejumlah upgrade untuk meningkatkan performa tempurnya. (more…)
F-35A Lightning II didapuk sebagai jet tempur stealth pertama di dunia yang diperankan sebagai “Aggressor”. Persisnya Angkatan Udara Amerika Serikat secara resmi membentuk kembali 65th Aggressor Squadron (AGRS) pada 9 Juni 2022 di Pangkalan Angkatan Udara Nellis, Nevada. Unit ini nantinya akan secara eksklusif menerbangkan F-35A Lightning II. (more…)