Category: Uncategorized

Drone Tempur (UCAV) Shahed-149 “Gaza” Terbang Perdana dengan Konfigurasi Senjata Lengkap

Kilas balik ke tanggal 21 Mei 2021, saat itu pemerintah Iran memperlihatkan untuk pertama kalinya sosok drone yang diberi label “Gaza.” Pemberian nama Gaza tak lain sebagai bentuk penghormatan atas pejuang dan warga di Jalur Gaza, Palestina. Nah, bersama dengan tercapainya gencatan senjata di Gaza, ada kabar bahwa drone tempur (UCAV) Shahed-149 Gaza telah melakukan uji terbang dengan membawa sejumlah persenjataan. (more…)

Korps Marinir AS (USMC) Borong Tiga Baterai Sistem Hanud Iron Dome, Termasuk 1.840 Rudal Tamir

Expeditionary launcher Iron Dome. Sebanyak 10 tabung rudal Tamir terlihat di sini dimuat di peluncur, yang dapat menampung hingga 20 tabung sekaligus
Expeditionary launcher Iron Dome. Sebanyak 10 tabung rudal Tamir terlihat dimuat di peluncur, yang dapat menampung total hingga 20 tabung sekaligus

Setelah serangkaian pengujian internal, Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) akhirnya mengikuti jejak Angkatan Darat AS (US Army) yang lebih dulu menggunakan rudal Tamir pada sistem hanud Iron Dome buatan Israel. Pengadaan sistem hanud Iron Dome untuk USMC terdiri dari tiga baterai dengan hampir 2.000 unit rudal Tamir. Tentu ada maksud tersendiri bagi pasukan pendarat terkuat di dunia ini untuk melengkapi arsenalnya dengan Iron Dome. (more…)

R-Han 122mm: Solusi Kemandirian Roket Balistik Artileri Medan

105563dmc

Keberadaan roket tak bisa dipandang sebelah mata dalam perkembangan alutsista, pasalnya roket terbukti punya nilai strategis yang sangat diperhitungkan. Tengok saja bagaimana konsep MLRS (Multiple Launch Rokcet System) masih begitu di kedepankan oleh AS dan NATO, begitu juga dengan Indonesia yang sejak era RM70 Grad mulai ‘serius’ memikirkan kemandirian lini roket penggebuk ini. Dalam dimensi lain, penguasaan teknologi roket menjadi dasar untuk pengembangan rudal (peluru kendali). Karena pada dasarnya, rudal adalah roket yang diberi sensor pemandu dan kendali. (more…)

RPG-7: Simple & Deadly – Andalan Senjata Bantu Infanteri Korps Marinir TNI AL

denjaka_weapon2

Selain senapan serbu AK-47, granat berpeluncur roket RPG -7 layak dinobatkan sebagai senjata perorangan besutan Uni Soviet yang legendaris melintasi batas jaman dan telah digunakan banyak negara. Sejak dioperasikan AD Soviet pada tahun 1961, kini 73 negara telah mengoperasikan RPG-7, dan seperti halnya AK-47, RPG-7 juga banyak diproduksi oleh negara lain. Meski agak belakangan, Indonesia akhirnya ikut bergabung sebagai pengguna resmi RPG-7. (more…)

Bofors 375mm : Peluncur Roket Anti Kapal Selam Frigat Kelas Fatahillah TNI AL

Bofors 375mm pada KRI Fatahillah 361

Selain RBU-6000 yang merupakan sista (sistem senjata) peluncur roket anti kapal selam buatan Rusia, TNI AL dalam gelar operasinya juga mengdalkan sista Bofors 375mm, peluncur roket anti kapal selam buatan Bofors (kini Saab Underwater Systems) dari Swedia. Adopsi Bofors 375mm oleh TNI AL bahkan sudah lebih dulu ketimbang RBU-6000. Pasalnya Bofors 375mm menjadi alutsista yang melekat pada frigat kelas Fatahillah, yang terdiri dari KRI Faatahillah (361), KRI Malahayati (362) dan KRI Nala (363). (more…)

BM-14/17 : Generasi Pertama Self Propelled MLRS Korps Marinir TNI AL

BM-14 Korps Marinir TNI AL

Selain kondang karena reputasi tempurnya, Korps Marinir TNI AL juga menjadi elemen komando utama (kotama)TNI yang unik bila dicermati dari sisi arsenal alutista yang dimilikinya. Keberadaan alutsista tua, seperti tank PT-76 dan pansam BTR-50, memang menjadi trade mark yang melekat kuat di mata masyarakat Indonesia. Tapi bila mau dibedah, bukan hanya tank/panser amfibi, meriam, dan  KAPA (kendaraan amfibi pengangkut artileri) yang  asli produk Uni Soviet, dan masih digunakan hingga cukup lama, masih ada satu alutsista lain yang namanya tak begitu nyaring didengar, tapi punya kontribusi besar dalam operasi militer di Tanah Air, yang dimaksud adalah BM (Boyevaya Mashina )-14/17. (more…)

030429-N-4374S-015

030429-N-4374S-015 — Off the coast of Virginia — Aviation Electronics Technician First Class Jason Van Buren, an aircrewman assigned to the Helicopter Combat Support Squadron Eight (HC-8) Dragon Whales fires a .50 caliber machine gun while fellow aircrewman Senior Chief Aviation Structural Mechanic Pete Durrant observes during a gun shoot qualification. Sea Knights are capable of carrying 25 passengers or 10,000 lbs. of sling-loaded cargo.nOfficial U.S. Navy Photograph by PH2 (SW) Michael Sandberg; Fleet Combat Camera, Atlantic.nPhotograph released by PHC (AW/NAC) Greg McCreash, Operations Chief FCCA.