Pembataian militer Israel pada warga Gaza Palestina telah memantik reaksi dari Rusia dan Suriah. Meski kedua negara tidak terlibat langsung secara militer atas konflik dengan Israel. Namun, ada kabar bahwa Suriah akan mengirimkan persenjataan berat buatan Rusia kepada milisi Hizbullah pro Iran. Dan yang mendapatkan mandat dalam pengiriman senjata tersebut adalah tentara bayaran Rusia, yang tergabung dalam Wagner Group. (more…)
Belum lama ini beredar rekaman video yang mengindikasikan milisi Houthi Yaman menggunakan rudal anti tank buatan Korea Selatan, AT-1K Raybolt. Dari jalur pengadaan, jelas tidak mungkin Korea Selatan memasok senjata ke kelompok Houthi yang belum lama ini mendeklarasikan perang kepada Israel. Lantas dari mana Houthi mendapatkan Raybolt? dan seperti apa kemampuan rudal anti tank produksi Negeri Ginseng? (more…)
R-73 pada Sukhoi Su-27/Su-30 TNI AU (Foto: istimewa)
Tawaran Rusia untuk memperluas kerja sama industri pertahanan, termasuk membangun fasilitas produksi di negara mitra, rupanya direspon positif oleh India. Sebagai negara importir terbesar produk persenjataan dari Rusia, maka tak akan sulit bagi India untuk memperluas kerja sama produksi yang telah terbangun. Setelah meraih lisensi produksi Sukhoi Su-30MKI, kini India bermaksud untuk memproduksi rudal udara ke udara jarak dekat Vympel R-73E. (more…)
Infanteri Angkatan Darat Jerman tak lama lagi akan mendapatkan jenis senjata ringan anti tank generasi baru, yakni Enforcer yang diproduksi MBDA Deutschland. Enforcer juga dirancang sebagai rudal anti permukaan (anti perkubuan) yang ringkas dengan desain kompak serta mudah dillucurkan dari bahu seorang prajurit. (more…)
Sebagai sebuah sistem, alutsista seperti rudal dan drone dirancang dan dibangun dari beragam jenis komponen, dan tak jarang komponen berteknologi tinggi itu berasal dari ‘impor’ tak resmi. Seperti saat terjadi konflik, membongkar alias unboxing alutsista lawan menjadi aktivitas yang menarik, yang tak jarang ada temuan bahwa alutsista yang dimaksud justru menggunakan komponen asal negara-negara yang notebene menjadi lawan. (more…)
Konflik di Gaza Palestina telah memasuki babak baru, setelah milisi Houthi di Yaman mengklaim telah melancarkan serangan jarak jauh menggunakan rudal balistik ke wilayah selatan Israel. Sejumlah rudal balistik dan rudal jelajah telah dilucurkan Houthi pada hari Selasa kemarin (31/10/2023). (more…)
Perang antara Hamas dan Israel jauh dari kata imbang, namun jiwa spartan pejuang Hamas sampai saat ini bukan hanya mampu menahan serangan darat, tapi juga berhasil melakukan pukulan balik pada infanteri mekanis dan kavaleri Zionis yang berusaha merangsek masuk ke Jalur Gaza. Dan tak bisa dipungkiri, ada ‘peran’ senjata anti tank buatan Rusia yang masih bertaji dalam meladeni perang urban, yakni rudal anti tank Kornet. (more…)
Saling ancam antara Iran dengan Amerika Serikat/Israel dalam menyikapi perang di Gaza bisa merembet ke konflik terbuka. Selain jalur damai yang terus diupayakan untuk meredakan bencana kemanusiaan di Palestina, militer Iran juga menggelar latihan perang dengan sandi Eghtedar (Otoritas) 1402, yang berlangsung di distrik Nasrabad, provinsi Isfahan. Yang menarik, dalam latihan ini sukses diuji coba rudal udara ke permukaan Haydar (Heidar) (more…)
Sumber tak resmi menyebut rudal anti tank Kornet telah digunakan pejuang Hamas dalam berperang melawan pasukan darat Israel. Lebih spesifik, jenis ranpur Israel yang berhasil dihancurkan Kornet adalah APC roda rantai Namer. Seperti halnya Hizbullah di Lebabon, maka beberapa senjata Hamas kuat dugaan berasal dari bantuan Iran. Selain Iran yang telah memasok Kornet (Dehlavieh), maka debut rudal anti tank dari Iran lainnya diharapkan dapat menimbulkan kerugian bagi pasukan zionis. (more…)
Dari segi kemampuan, sistem hanud S-400 Triumph digadang sebagai pengusung rudal anti serangan udara jarak jauh. Sebut saja di arsenal hanud S-400 ada rudal 9M96E dengan jangkauan 40 km, rudal 9M96E2 dengan jangkauan 120 km, rudal 48N6 dengan jangkauan 250 km dan rudal 40N6E dengan jangkauan 400 km. Itu artinya sistem hanud S-400 secara teori dapat menghancurkan setiap jet tempur dan helikopter Ukraina yang berada di dalam teritorial mereka. Namun, untuk mendeteksi sasaran dalam jarak sejauh, sistem hanud S-400 perlu mendapat bantuan. (more…)