Category: Roket

Siap “Perang Habis-habisan”, Korea Utara Sulap Traktor dan Truk Sipil Jadi Peluncur MLRS

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyadari, bahwa untuk memenangkan peperangan dengan lawas sekelas Amerika Serikat, maka harus dilakukan dengan pengerahan kekuatan rakyat semesta. Bukan sekedar membentuk milisi dengan senjata genggam perorangan, lebih dari itu, Korea Utara telah mempersiapkan mobilisasi yang mencakup pengerahan senjata berat artileri medan dengan ‘bungkus’ kendaraan sipil. (more…)

Super Garuda Shield 2023 – M142 HIMARS dan TRF-1 CAESAR Loading/Unloading dari C-130 Hercules

Setelah melakukan uji coba pada April 2022, akhirnya pada Latihan militer multilateral Super Garuda Shield 2023, Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 9 Kostrad Purwakarta, berhasil unjuk kemampuannya dalam Operasi Udara Angkut Artileri Medan bersama dengan United States Indo-Pacific Command (USPACOM) di Bandara Blimbingsari (BWI), Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (9/9/2023). (more…)

K239PL Homar-K – Varian Self Propelled MLRS K239 Chunmoo yang Dibeli Polandia dari Korea Selatan

Kilas balik ke 27 Agustus 2022, Polandia mengumumkan pengadaan self propelled MLRS K239 Chunmoo 8×8 dari Hanwha Corporation, Korea Selatan. Namun, Polandia tak serta merta membeli sistem senjata dalam bentuk ‘asli’. Lantaran membeli dalam jumlah besar, Polandia mensyaratkan penggunaan komponen dalam negeri pada pengadaan K239 Chunmoo. Yang salah satunya berupa penggantian platform truk peluncur. (more…)

Kisah Jerman Kembangkan RS-80: MLRS Kaliber Besar 280mm di Platform MBT Leopard 1

Kecemasan terlibat dalam perang besar mendorong negara-negara NATO untuk merancang alutsista dengan daya lethal tinggi saat Perang Dingin. Salah satu segmen yang mendapat perhatian yakni MLRS (Multiple Launch Rocket System). Lantaran yang bakal dihadapi adalah militer Uni Soviet dan Pakta Warsawa, maka MLRS disiapkan dalam kaliber berat, dan Jerman rupanya pernah merancang self propelled MLRS di kaliber 280 mm. (more…)

Sukses Lawan M142 HIMARS, Rusia Klaim MLRS Tornado-S Diminati Pasar Ekspor

Saat Ukraina dengan sokongan Amerika Serikat melakukan serangan artileri M142 High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) ke basis pertahanan Rusia, maka tidak butuh waktu lama bagi Rusia untuk mempelajari karakteristik HIMARS. Dan guna menandingi gempuran roket HIMARS, Rusia yang sejak tahun 2014 mengoperasikan Tornado-S, mengklaim telah sukses meningkatkan kemampuan self propelled MLRS di kaliber 130 mm tersebut. (more…)

Wind Tunnel Hipersonik untuk Wahana Berkecepatan Mach 30 Resmi Beroperasi, Cina: “Kami 30 Tahun Lebih Maju dari Barat”

Terowongan angin hipersonik JF-22 (CCTV)

Akademi Ilmu Pengetahuan Cina (CAS) mengkonfirmasi proyek mercusuar terowongan angin (wind tunnel) untuk wahana berkecepatan Mach 30 resmi beroperasi. Atas keberhasilan itu, salah seorang ilmuan CAS, profesor Guilai, mengklaim bahwa saat ini Cina 20 sampai 30 tahun lebih maju dari Barat dalam bidang pengembangan wahana udara berkecepatan hipersonik sampai Mach 30 atau yang tercepat di dunia.

(more…)

Jobaria (Jahanam) Defense Systems Multiple Cradle Launcher – Masuk “Guinness Book of Records” dengan 240 Peluncur Roket

Tidak ada yang meragukan daya hancur dari MLRS (Multi Launch Rocket System) kaliber 122 mm. Sebagai ilustrasi, semburan 40 roket MLRS 122 mm yang diluncurkan secara salvo dari RM70 Grad/Vampire dapat menghancurkan area seluas tiga hektar. Lantas, bagaimana jika semburan 240 roket MLRS 122 mm diluncurkan secara salvo? Maka menjadi mengerikan tingkat kehancuran yang ditimbulkan. (more…)