Category: Meriam dan Howitzer

Pendanaan dari Negara Sekutu Seret, Perancis Justru Canangkan Pengiriman 72 Unit CAESAR 6×6 ke Ukraina Tahun Ini

 

Berkat dukungan dari Perancis dan Denmark, Ukraina dalam waktu singkat telah menjadi salah satu operator utama self propelled howitzer CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie)155/52 mm. Sejak awal invasi Rusia pada Februari 2022, Perancis sampai saat ini telah mengirim 18 unit CAESAR 6×6, dan ada lagi donasi dari kocek Denmark sejumlah 19 unit CAESAR 8×8. Dan terkait dengan perang yang akan masuk ke tahun ketiga, ada kabar bahwa Perancis akan mengirim kembali CAESAR 6×6 dalam jumlah 72 unit selama tahun 2024. (more…)

John Cockerill (Belgia) dan Volvo Group (Swedia) Akuisisi Arquus, Pemasok Utama Kendaraan Militer Perancis

Tank PT-76M Korps Marinir dengan meriam Cockerill 90

Lanskap bisnis pertahanan di Eropa sepertinya akan sedikit ada perubahan, salah satunya dengan langkah John Cockerill dari Belgia dan Volvo Group dari Swedia, yang sedang bernegosiasi untuk mengakuisisi perusahaan pertahanan asal Perancis, Arquus. Baik John Cockerill dan Arquus adalah mitra pemasok alutsista untuk Indonesia. (more…)

Dua Korea “Jual Beli” Hujan Artileri, Self Propelled Howitzer K9 Thunder Unjuk Gigi

Meski bukan bertajuk promosi alutsista, namun insiden penembakkan 200 proyektil artileri oleh Korea Utara ke dua pulau di Korea Selatan pada 5 Januari 2024, telah menampilkan debut salah satu alutsista terlaris Korea Selatan. Buntut dari hujan artileri Korea Utara, direspon Korea Selatan dengan melakukan tembakan ‘balasan’ dengan penembakkan 400 proyetil artileri ke wilayah Korea Utara. (more…)

Penicillin Reconnaissance Systems – Gun Fire Locator dengan Sensor Termal dan Akustik, Digunakan Rusia di Perang Ukraina

Fungsinya mirip dengan gun fire locator yang digunakan pada beberapa rantis serbu TNI, namun apa yang digunakan militer Rusia di laga perang Ukraina ini terasa beda, terutama bila dilihat dari kapasitas. Merujuk ke laporan dari Kantor Berita Rusia – Tass.com, dikatakan pasukan Rusia di garis depan kini lebih siap mendeteksi datangnya serangan dari meriam, howitzer sampai protektil HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) yang diluncurkan Ukraina. (more…)

Sistem Jamming Rusia Pole-21 ‘Ganggu’ Akurasi Munisi Howitzer M982 Excalibur 155mm

Selain unjuk kemampuan rudal jelajah dan drone kamikaze, medan perang Ukraina diwarnai dengan penggunaan proyektil artileri berpemandu, yang menjadikan proyektil (munisi) dari howitzer 155 mm dapat melesat menuju sasaran dengan akurasi tinggi laksana rudal. Lantaran ada unsur pemandu yang mengadopsi sistem elektronik, maka terbuka peluang untuk melakukan jamming alias gangguan pada proyektil pintar. (more…)