Belgia telah menetapkan pilihan untuk membeli alutsista baru di lini artileri medan (medan), yakni menjadi pengguna ekpsor CAESAR 6X6 Mark II Next Generation (NG) pertama. Pada 13 Mei 2022, kementerian pertahanan Belgia dan Perancis telah menandatangani kontrak senilai €62 juta untuk mengakuisisi sembilan unit self-propelled howitzer 155mm 6×6 CAESAR NG. (more…)
Guna meningkatkan akurasi pada self propelled howitzer (SPH) PzH 2000 155 mm yang dikirim Belanda ke Ukraina, Pemerintah Jerman dikabarkan akan mengirim COBRA (Counter Battery Radar) system. COBRA tak lain adalah weapon location radar (radar firefinder) mobile dengan teknologi Active Electronically Scanned Array (AESA) 3D yang difungsikan untuk mendeteksi asal arah lintasan dari serangan artileri lawan. (more…)
Dikenal sebagai self propelled howitzer paling fleksibel dengan manuver tinggi, menjadikan Humvee 2-CT Hawkeye 105 mm MHS (Mobile Howitzer System) menarik untuk diadopsi dalam gelar operasi peperangan modern. Dan rupanya desain Humvee 2-CT Hawkeye 105 mm MHS menarik perhatian negeri rival Amerika Serikat, dimana Iran telah merilis sebuah light self propelled howitzer dari rantis jip Aras 4×4 yang dikawinkan dengan howitzer tarik M101 kaliber 105 mm. (more…)
Ada satu hal yang luput dicermati saat peluncuran Kapal Cepat Rudal (KCR) 60m keenam KRI Panah 626 pada 20 April 2022 lalu. Menjadi latar peluncuran yang dilakukan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, bersanding tiga KCR 60M produksi PT PAL Indonesia, dari kiri ke kanan, yaitu KRI Sampari 628, KRI Tombak 629 dan yang terbaru KRI Panah 626. (more…)
Selain telah mengirimkan 20 unit rantis lapis baja Bushmaster 4×4 ke Ukraina, masih menggunakan wahana angkut berupa C-17A Globemaster, Pemerintah Australia rupanya juga mendonasikan enam pucuk howitzer tarik (towed howitzer) M777 A2 ke Ukraina. Seperti halnya Bushmaster, M777 A2 yang dikirim Australia sudah dilengkapi label bendera Ukraina. (more…)
Merasa terancam dengan aksi Rusia, Swedia sejak awal invasi Rusia ke Ukraina telah menunjukkan dukungan penuh berupa pasokan logistik dan persenjataan ke Ukraina. Yang notabene telah menanggalkan status Swedia yang selama ini dikenal netral dalam ajang konflik bersenjata global. Bahkan kian khawatir ikut diinvasi oleh Rusia, ada kabar bahwa Swedia pada Mei 2022 akan bergabung sebagai anggota NATO. (more…)
Setelah HVM (High Velocity Missile) Stormer dan rencana ‘tukang guling’ MBT Challanger 2 dengan MBT T-72A Polandia, rupanya Inggris masih akan mengirimkan persenjataan beratnya ke Ukraina. Yang tak boleh dilewatkan kali ini adalah rencana Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang akan mengirim 20 unit self tracked propelled howitzer (SPH) AS90 berikut 45.000 munisi ke Ukraina. (more…)
Perang di Ukraina yang belum berkesudahan, rupanya tak menyurutkan pasokan persenjataan ke Negeri Zelenskyy, kabar terbaru Belanda akan mengirimkan alutsista beratnya, yaitu self propelled howitzer (SPH) PzH 2000 155 mm ke Ukraina. Namun, Belanda tak maju sendirian, Jerman sebagai manufaktur PzH 2000 ikut berkolaborasi dengan memberikan pasokan munisi dan pelatihan kepada personel militer Ukraina. (more…)
Kemampan mobilitas dan deployment alutsista artileri medan (armed) lewat jalur udara kini menjadi perhatian bagi TNI. Setelah sebelumnya melakukan uji loading/unloading pada self propelled howitzer (SPH) CAESAR 155 mm ke ruang kargo C-130 Hercules. Kini lini kesenjataan armmed TNI AD melakukan uji loading/unloading howitzer KH-178 kaliber 105 mm berikut truk KIA KM250 sebagai kendaraan penariknya. (more…)
Bersamaan dengan ‘donasi’ baterai sistem hanud S-300 dari Slovakia ke Ukraina, turut terangkat nama Zuzana 2000 8×8 155/45 mm self propelled howitzer (SPH). Sumber dari beberapa media internasional menyebut, bahwa tengah ada negosiasi yang intens antara Pemerintah Ukraina dan Slovakia untuk pembelian 16 unit Zuzana. (more…)