
Persaingan supremasi teknologi antara Amerika Serikat dan Cina kini telah meluas hingga ke orbit rendah Bumi (LEO), menciptakan ketegangan baru yang belum pernah terjadi sebelumnya. Laporan terbaru dari para peneliti Cina mengungkapkan sebuah peristiwa signifikan di mana keputusan SpaceX untuk menurunkan ketinggian sekitar 4.400 satelit Starlink. (more…)

Rusia dilaporkan tengah mengembangkan platform multifungsi tanpa awak – drone (UAV) stratosfer yang diberi nama “Predator”. Drone yang masuk kategori HALE (High Altitude Long Endurance) ini, dirancang untuk menjalankan misi jangka panjang di ketinggian ekstrem dan diproyeksikan mampu menggantikan beberapa fungsi sistem satelit serta sistem berbasis darat. (more…)

Dunia antariksa sedang bersiap menghadapi babak baru setelah masa tugas Stasiun Luar Angkasa Internasional – International Space Station (ISS) berakhir pada 2030. Di tengah ketidakpastian ini, Rusia melalui perusahaan roket negara, RSC Energia, telah mengambil langkah hukum yang berani dengan mematenkan desain stasiun luar angkasa masa depan yang revolusioner. (more…)

Ratusan juta keping puing (space debris) dalam berbagai ukuran mengorbit di atas Bumi, yang secara langsung menjadi ancaman bagi operasional satelit dan wahana luar angkasa. Berangkat dari kebutuhan strategis Perancis, Thales baru saja mendapatkan kontrak untuk radar jenis baru bernama AURORE. (more…)

Dengan industri berteknologi tinggi serta obsesi menantang hegemoni AS dan Barat, maka bukan tak mungkin proyek-proyek militer ‘kelas dewa’ dapat diwujudkan oleh Cina. Seperti belum lama, sebuah studi yang dipublikasi South China Morning Post mengungkap para ilmuwan dari Chinese Academy of Sciences yang berafiliasi dengan PLA Rocket Force, menjelaskan kerangka teoritis peluncuran Hypersonic Glide Vehicle (HGV) dari orbit di luar angkasa (space based platform). (more…)

Angkatan Luar Angkasa AS – US Space Force, telah memberikan kontrak senilai US$2,8 miliar kepada Boeing untuk membangun fase pertama next-generation satellites yang akan memungkinkan Pentagon untuk melakukan komando, kendali, dan komunikasi nuklir – nuclear command, control, and communications (NC3) secara lebih efektif. (more…)

Airbus Defence and Space (ADS) lewat siaran pers (29/3/2025), mengumumkan telah dipilih oleh Badan Antariksa Eropa – European Space Agency (ESA) dan Thales Alenia Space (TAS – usaha patungan antara Thales (67%) dan Leonardo (33%), kontraktor utama industri ExoMars, untuk membangun sistem utama wahana penjelajah Rosalind Franklin (d/h ExoMars) yang akan menjelajah Planet Merah, Mars. (more…)

Dogfight alias pertempuran jarak dekat rupanya tidak hanya ada di dunia jet tempur dan drone (seperti yang terjadi di Ukraina), dogfight kini telah melebar maknanya di segmen satelit. Dogfight pada satelit di luar angkasa pertama kali diungkapkan oleh petinggi di Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat (US Space Force/USSF). (more…)

Ketika Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) akan memensiunkan jet tempur stealth F-22 Raptor pada tahun 2030, dan mengusung penggantinya dengan proyek Next Generation Air Dominance (NGAD) dan aliansi Eropa mencanangkan FCAS (Future Combat Air System), maka Cina tak ingin ketinggalan dalam merancang jet tempur generasi keenam. (more…)

Sebagai negara ‘adidaya’ di selatan Nusantara, sistem pertahanan Australia tidak hanya berfokus pada tiga matra, seperti halnya Amerika Serikat, Australia juga punya kepentingan untuk unggul dalam sistem pertahanan luar angkasa. Sebut saja di Australia sudah berdiri Australian Space Agency dan Defence Space Command. Namun, ada kabar bahwa proyeksi pengembangan sistem pertahanan luar angkasa Australia bakal jalan di tempat untuk beberapa waktu mendatang. (more…)