
Tak puas dengan kemampuan meluncurkan rudal anti kapal UGM-84 Harpoon, Australia yang merasakan adanya ancaman besar dari utara berusaha melakukan upgrade pada ‘sisa masa pengabdian’ kapal selam diesel listrik Collins class. Lantaran menanti kapal selam nuklir Virginia class masih lama (tahun 2030) dan AUKUS class (tahun 2040), maka sejak tahun 2022 dicanangkan untuk menambahkan kemampuan serangan jarak jauh pada Collins class, bersaaan dengan jadwal upgrade pada keenam kapal selam tersebut. (more…)

Dengan anggaran pertahanan yang memadai, Australia sudah barang tentu sanggup untuk merawat alutsista modernya dengan baik. Namun, belum lama ini ada kabar yang mengejutkan, yakni armada kapal selam Collins class milik Angkatan Laut Australia (Royal Australian Navy) disebut telah mengalami korosi, bukan sembarang korosi, pasalnya akibat korosi menyebabkan setengah dari armada Collins class tidak dapat berlayar pada tahun ini. (more…)

Postur armada kapal selam Angkatan Laut Chili (Chilean Navy) saat ini secara tak langsung menggambarkan kekuatan satuan kapal selam TNI AL pada tujuh tahun mendatang. Pasalnya, Angkatan Laut Chili kini mengoperasikan kapal selam diesel listrik Type 209/1400, sejenis dengan Nagapasa class, dan Chili juga mengoperasikan kapal selam Scorpene class. Meski varian yang diadopsi TNI AL akan berbeda, namun konfigurasi Type 209/1400 dan Scorpene class ala Chili, kelak juga akan diadopsi Indonesia. (more…)

Unit pertama kapal selam Scorpene Evolved yang dibangun oleh PT PAL Indonesia bersama Naval Group, dicanangkan akan berjalan selama enam tahun lamanya. Setelah diluncurkan, kapal selam yang dimaksud pun harus menjalani berbagai tahapan pengujian, sehingga paling cepat Scorpene Evolved baru dapat diterima TNI AL dalam kurun waktu tujuh tahun setelah kontrak efektif. (more…)

Berlangsung dalam sebuah upacara di Wuchang Shipbuilding Industry Group (WSIG) di Shuangliu Base, Wuhan, pada hari Jumat lalu diwartakan telah meluncurkan kapal selam pertama dari delapan unit Hangor class yang dipesan Pakistan. Dari beberapa pemberitaan, Hangor class disebut sebagai kapal selam diesel listrik yang canggih, dan kapal selam ini dirancang khusus untuk kebutuhan Pakistan yang punya status sebagai sekutu Cina di kawasan Asia Selatan. (more…)

Setelah meluncurkan unit kedua dan ketiga kapal selam Type 218SG (Invincible Class) Pesanan Singapura – RSS Impeccable dan RSS Illustrious, pada 13 Desember 2022, dan dimana Angkatan Laut Singapura kini telah menerima unit perdana Invincible class – yaitu RSS Impeccable pada 20 Juli 2023, dan pada 22 April 2024, Galangan Thyssenkrupp Marine Systems (TKMS) di Kiel, Jerman, kembali meluncurkan unit keempat kapal selam Type 218SG, RSS Inimitable. (more…)

Setelah pada 28 Maret 2024, resmi menandatangani kontrak pembangunan dua unit kapal selam Scorpene Evolved Full LiB bersama Naval Group dari Perancis, maka pada hari ini (6/4/2024) PT PAL Indonesia lewat siaran pers, menyatakan kesiapan fasilitasnya dalam mewujudkan produksi kapal selam di galangan PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur. (more…)

Ini bukan April mop, Naval Group dan PT PAL Indonesia telah menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Indonesia untuk pembangunan dua unit kapal selam Scorpène Evolved Full LiB yang akan dibangun di Indonesia. Persisnya pada tanggal 28 Maret 2024, Indonesia memilih Naval Group dan PT PAL untuk memperkuat kemampuan TNI AL dengan dua kapal selam baterai Lithium-Ion (LiB) Scorpène Evolved yang akan dibangun di galangan kapal PT PAL, melalui transfer teknologi. (more…)

Pola penggelaran armada kapal perang setiap negara tentu berbeda, tapi umumnya akan memperhatikan komposisi unit kapal yang beroperasi di lautan, unit kapal yang docking untuk perbaikan atau pemeliharaan dan unit kapal yang digunakan untuk pelatihan. Sehingga jika Indonesia kelak memiliki 12 unit kapal selam, maka dalam kondisi normal, bukan ada 12 kapal atau setengahnya yang meronda di lautan. (more…)

Serangan rudal jelajah Storm Shadow ke kapal selam B-237 Rostov On Don (Kilo Class) saat berada dalam dok kering (dry dock) di Pangkalan Laut Utama Rusia di Sevastopol, Krimea, telah mengakibatkan kerugian besar bagi Armada Laut Hitam. Serangan yang terjadi pada 12 September 2023 itu jelas harus diantisipasi, pasalnya bukan tidak mungkin akan terulang, mengingat pasokan beragam rudal jelajah berpresisi ke Ukraina masih mengalir dari Barat. (more…)