
Dalam pertempuran di Ukraina, banyak ranpur dan rantis yang hancur akibat serangan udara. Dalam beberapa rekaman video, konvoi ranpur yang sedang bergrak dapat di ambush dengan mudahnya oleh drone tempur (UCAV) dan helikopter yang terbang rendah. Seolah konvoi ranpur/rantis adalah target yang sangat mudah untuk dihancurkan lewat serangan roket, rudal atau bom berpresisi tinggi. (more…)

Kanada dikabarkan menjadi anggota NATO terkini yang akan mengirimkan rantis lapis baja ke Ukraina. Dikutip dari nationalpost.com (11/4/2022), disebutkan bahwa Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau telah mengumumkan negaranya akan memberikan paket bantuan senilai US$500 juta, dimana isi dari paket bantuan tersebut terdiri dari pasokan kendaraan lapis baja. (more…)

Seolah mengikuti jejak Australia yang memutuskan untuk mengirim rantis lapis baja Bushhmaster ke Ukraina, maka Inggris pun menyatakan siap berpartisipasi dalam pengiriman rantis lapis baja ke Ukraina. Dikutip dari Reuters.com (6/4/2022), saat ini Kementerian Pertahanan Inggris tengah mempertimbangkan untuk mengirim rantis jenis Mastiff atau Jackal, yang dapat digunakan sebagai kendaraan pengintai atau patroli jarak jauh. (more…)

Seperti halnya Indonesia yang telah merilis beberapa prototipe rantis nirawak – unmanned ground vehicle (UGV), maka negara tetangga Malaysia juga telah merintis hal serupa. Diberi label “Kawbra,” UGV dengan empat roda ini baru saja ditampilkan dalam ajang DSA 2022 (28 – 31 Maret 2022) di Kuala Lumpur. Dirancang oleh Science and Technology Research Institute for Defence (STRIDE), Kawbra didedikasikan untuk dioperasikan angkatan bersenjata Malaysia. (more…)

Legiun Asing Perancis (French Foreign Legion), sebagai salah satu unit elite yang berdiri sejak 1831, diberitakan telah menerima batch perdana ranpur lapis baja Panhard VBL (Véhicule Blindé Léger) Ultima 4×4. Menurut tweet yang diposting pada 11 Februari lalu oleh Komandan Resimen Kavaleri Asing ke-1 (1er Régiment tranger de Cavalerie, 1er REC), unitnya telah menerima kendaraan lapis baja VBL Ultima pertamanya. (more…)

Bukan hal yang mengejutkan bila Cina mampu mengembangkan senjata laser, namun bila senjata laser itu dapat ‘dikemas’ dalam platform yang kompak pada sebuah rantis (kendaraan taktis), menjadi lumayan mengejutkan. Seperti belum lama ini beredar foto rantis Dongfeng EQ2050 4×4 yang dipasangi kubah senjata laser. (more…)

Mirip dengan Raisa (Kendaraan Pengurai Massa) yang digunakan Polri saat menghadapi potensi huru-hara, rupanya ransus pengurai massa serupa juga dikerahkan Ukraina di perbatasannya dengan Belarusia. Namun, karena digelar di wilayah konflik bersenjata, ‘Raisa’ ala Ukraina rantis lapis baja. Persisnya Garda Nasional Ukraina menggunakan apa yang disebut sebagai sound blaster. (more…)

Siapa sangka, sebuah Toyota Land Cruiser double cabin dengan plat baja ternyata punya daya gempur setara IFV (Infantry Fighting Vehicle). Di tangan milisi Houthi, Yaman, kendaraan pelahap medan off-road ini bisa dipasangi kubah kanon milik ranpur amfibi BTR-80. Walau tidak diketahui bagaimana kinerja kanon kaliber 30 mm pada kendaraan berpenggerak 4×4 ini, tapi penempatan kanon BTR-80 pada Toyota Land Cruiser menarik untuk dicermati. (more…)

Militer Korea Selatan diwartakan sedang melakukan validasi atau uji sertifikasi pada rantis lapis baja produksi dalam negeri, KMPV Blue Shark. Bagi industri pertahanan di Negeri Ginseng, memproduksi rantis lapis baja di segmen four wheel drive (4×4) tentu bukan hal asing lagi, bahkan telah berjaya di pasar ekspor. Sebut saja rantis Barracuda dan DAPC yang saat ini dioperasikan oleh Korps Brimob Polri. (more…)

Departemen Pertahanan Australia baru saja merilis initial operational capability (IOC) atau kemampuan operasional awal atas rantis lapis baja Hawkei 4×4 produksi Thales Australia. IOC dirilis setelah pihak pabrikan berhasil mengatasi masalah pada pengereman yang diidentifikasi pada akhir 2020. (more…)