Category: Drone

Qods Yasir UAV: ‘Kembaran’ ScanEagle dari Hasil Reverse Engineering

Sejak tahu 2005, AL Amerika Serikat (US Navy) kerap mengandalkan drone/UAV (Unmanned Aerial Vehicle) ScanEagle untuk tugas intai maritim. Karena dipandang ampuh dan mudah dalam deployment, drone buatan Boeing Insitu ini juga laris digunakan oleh negara-negara yang dekat dengan AS. Sebagai pengguna terbesar di luar AS adalah Australia, Inggris, dan Jepang. Indonesia pun dijadwalkan akan mendapat 4 unit ScanEagle sebagai bagian dari hibah dalam program pembangunan kapasitas angkatan laut Asia Tenggara yang dikenal sebagai Maritime Security Initiative (MSI). (more…)

Fei Long-1: Satu Lagi Drone Tempur dari Cina yang Berhasil Terbang Perdana

Bicara tentang ragam drone kombatan, rasanya Cina kini layak dinobatkan sebagai operator UCAV (Unmanned  Combat Aerial Vehicle) terbesar di dunia. Bukan saja untuk konsumsi dalam negeri, drone tempur Wing Loong series bahkan sudah mencapai pengiriman ke-100 untuk pasar ekspor. Dalam varian UCAV yang memperkuat militer Cina, sebut saja ada nama Rainbow CH-3/CH-4/CH-5, Wing Loong I/II dan WZ-2000. Dan belum lama ini, diwartakan bertambah lagi arsenal UCAV di Negeri Tirai Bambu tersebut. (more…)

Jelang Putusan Pengadaan Drone MALE untuk Kemhan, Pilih Besutan Cina atau Turki?

Belum lama berselang, Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kementerian Pertahanan RI Laksamana Muda TNI Agus Setiadji menyebut bahwa perusahaan asal Turki dan Cina telah memasuki tahap akhir tender pengadaan pesawat tanpa awak atau drone. Menurut perwira tinggi bintang dua tersebut, Pemerintah Indonesia akan memberi keputusan pada Februari nanti mengenai siapa pemenang tender pengadaan drone dengan kualifikasi MALE (Medium Altitude Long Endurance). (more…)

Kronshtadt Orion-E: Bukti Eksistensi Rusia di Pasar Ekspor Drone Tempur

Bila dibandingkan Amerika Serikat, Israel dan Cina, tak bisa dipungkiri bahwa Rusia masih tertinggal dalam pengembangan drone. Meski begitu bukan berarti Negeri Beruang Merah ini layu dalam inovasi seputar drone. Dari beberapa konsep dan prototipe yang tengah dikembangkan, nama Orien bisa disebut sebagai drone produksi Rusia yang paling terdepan saat ini, dengan status telah diluncurkan dan diproduksi. Bahkan varian ekspor-nya (Orion-E) disebut-sebut telah berhasil dijual ke Mesir dan Suriah. (more…)

Uvision Hero 30: Drone Khusus untuk Misi “Kamikaze”

Ada adegan yang menarik dari film Operation Red Sea (2018), dimana pada satu babak pertempuran di perbukitan, pasukan elite AL Cina, Jiaolong, menggunakan drone copter untuk misi membungkam basis perkubuan mortir lawan. Drone ini bukan UAV untuk misi intai, melainkan asasinya untuk kamikaze. Dengan ukuran yang mungil, daya hancurnya memang tak seberapa besar, namun drone yang di-remote ini mampu meledak di udara dengan melepaskan ratusan palet yang bisa melukai banyak orang di sekitarnya. (more…)

Cina Umumkan Pengiriman Drone Tempur Wing Loong Ke-100 untuk Pasar Ekspor

Meski tak jelas kabar kelanjutannya, sekitar pertengahan 2017 sempat santer tersiar bahwa Indonesia akan mengkuisisi drone tempur (UCAV) dari Cina. Kala itu, Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan Laksda Leonardi menyebut bahwa Kementerian Pertahanan memastikan akan membeli drone dalam jumlah besar dan yang dibeli adalah drone jenis MALE (Medium Altitude Long Endurance), serta punya kemampuan melakukan penyerangan (UCAV). (more…)

Tekever AR3 Net Ray – Drone Intai Maritim dengan Medium Endurance

Tak hanya di industri pertahanan, tawaran adopsi drone di berbagai instansi kini telah menjadi tren tersendiri. Drone dari berbagai jenis, dan asal produksi, entah dari luar negeri atau dalam negeri saat ini jadi jamak dipamerkan dalam berbagai event. Toh dengan masifnya tawaran drone, tak menyurutkan beberapa nama baru untuk bertarung meraih untung di Indonesia. Seperti salah satunya Tekever, manufaktur drone dari Portugal. (more…)

Dronebuster Block 3: Tactical Drone Jammer Gun Ringkas Laksana Pistol

Bagi operator tactical anti drone jammer, perangkat ideal adalah yang mempunyai kinerja maksimal dengan desain ringkas, bahkan jika mungkin dapat masuk kategori ergonomis. Namun pada kenyataan, tactical drone jammer gun membutuhkan perangkat pendukung yang terlihat kurang praktis, diantaranya keberadaan baterai, beserta kabelnya yang terhubung dari senapan ke cell baterai pada backpack. (more…)