Secara teori, dapat saja pesawat jet bisnis dipersenjatai, namun, faktanya tidak mudah untuk mengintegrasikan suatu jenis senjata, sebut saja rudal jelajah anti kapal kapal ke jet bisnis. Diperlukan biaya besar untuk modifikasi, pengujian sistem, sertifikasi sampai regulasi untuk bisa mewujudkan hal tersebut. Dan salah satu jet bisnis yang mampu menorehkan ‘tinta emas’ dengan menjadi peluncur rudal anti kapal, adalah Dassault Falcon 50 buatan Perancis. (more…)
Meski Amerika Serikat terlihat demikian ‘galak’ terhadap Cina, namun, ada jenis material penting yang dikuasi Cina, dan bila pasokannya terhambat bisa berpengaruh besar, bahkan berpotensi mengguncang industri pertahanan Negeri Paman Sam. Yang dimaksud material tersebut adalah galium, jenis bahan di mana Cina memegang kunci sebagai produsen dan pemasok utama dunia. Galium adalah material penting yang mendukung komponen pada sistem radar canggih AESA (Active Electronic Scanning Array). (more…)
Industri pertahanan Jerman sempat memprotes keras pengadaan jet tempur stealth F-35A Lightning II untuk Angkatan Udara Jerman, pasalnya industri pertahanan Jerman yang tidak terlibat proyek Joint Strike Fighter (JSF) tidak kebagian ‘kue’ dari akuisisi 35 unit F-35A senilai US$8,4 miliar. Namun, isu tersebut kini dapat diredam, pasalnya manufaktur asal Jerman, Rheinmetall telah bergabung dalam fase produksi F-35. (more…)
Indonesia rupanya kembali membuat Korea Selatan cemas dalam kelanjutan program pengembangan jet tempur KF-21 Boramae, pasalnya Indonesia diwartakan melewatkan tenggat waktu jadwal pembayaran terbaru pada proyek yang dahulunya disebut KFX/IFX. (more…)
Rupanya ada risiko tersendiri bila membeli pesawat tempur yang lisensi produksinya dipegang oleh beberapa negara. Pasalnya bila satu negara anggota konsorsium menolak penjualan, maka otomatis penjualan kepada negara tertentu tidak dapat dijalankan, terlebih bila negara penolak tak sekedar punya hak veto, melainkan juga menguasai sektor komponen penting dalam produksi pesawat tersebut. Dan hal ini telah menjadi polemik antara Inggris dan Jerman dalam penjualan Eurofighter Typhoon ke Arab Saudi. (more…)
Selain ancaman serangan dari drone laut (kamikaze), Armada Laut Hitam Rusia kini harus bekerja ekstra untuk melindungi aset yang ada pelabuhan Sevastopol. Betapa tidak, keberadaan pasukan katak (scuba diver) dari Ukraina menjadi ancaman yang layak diperhitungkan, pasalnya aksi sabotase bawah air dapat menyebabkan kerugian yang serius pada Angkatan Laut Rusia. (more…)
Misi Pegasus dikenal sebagai agenda tahunan yang digelar Angkatan Udara Perancis dalam simulasi penggeralan kekuatan udara jarak jauh. Dan pada 25 Juni 2023, Angkatan Bersenjata Perancis telah mengumumkan Misi Pegasus 2023 (Pégase 2023 Mission). Seperti Misi Pegasus 2022, maka Misi Pegasus 2023 melanjutkan penggelaran kehadiran kekuatan Perancis di Indo Pasifik. Namun, ada yang berbeda pada Misi Pegasus 2023. (more…)
Arab Saudi sejak beberapa tahun ini telah merubah paradigma sebagai negara tajir yang hanya membeli alutsista mahal tanpa berniat mengambil manfaat alih teknologi dari negara produsen. Seperti belum lama ini, Arab Saudi menandatangani perjanjian dengan Airbus untuk memproduksi helikopter sipil dan militer di Negara Raja Salman tersebut, yang diklaim bakal menjadi proyek pertama dan terbesar dari jenisnya di Timur Tengah. (more…)
Tajuk berita alutsista hari ini adalah dirilisnya foto-foto kunjungan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono ke Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab pada 24 Mei 2023. Kunjungan Panglima TNI dikatakan guna memenuhi undangan dari Panglima Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab, Letnan Jenderal Issa Al Mazrouei. (more…)
Setelah sukses menggalang dukungan dari negara-negara Eropa untuk mengirimkan Main Battle Tank (MBT) Leopard 2 ke Ukraina, kini target Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky adalah menggalang jenis bantuan baru, yakni untuk menghadirkan jet tempur AS/NATO untuk terlibat langsung dalam kancah perang melawan Rusia, dan mengubah ‘standar’ jet tempur era Soviet ke standar jet tempur NATO. (more…)