Bukan Sekadar Angkut, Xian Y-20B Cina Resmi Mengemban Fungsi Ganda Sebagai Tanker Udara 

Xian Y-20B.

Cina kembali mendongkrak kekuatan udaranya melalui kehadiran pesawat angkut bermesin empat Xian Y-20B Kunpeng yang kini terlihat dilengkapi dengan pod pengisian bahan bakar di bawah sayap saat menjalani latihan pemuatan kargo, berdasarkan laporan South China Morning Post.

Baca juga: Xian Y-20 Kunpeng Mulai Gunakan Mesin Baru (WS-20) Buatan Dalam Negeri, Diklaim Lebih Bertenaga

Sebagai catatan, Xian Y-20B pada dasarnya adalah pesawat angkut berat, dan bukan merupakan varian khusus tanker seperti halnya armada Xian YY-20A. Kendati demikian, kemunculan dokumentasi visual resmi tersebut menandakan bahwa konfigurasi multi-peran sebagai pesawat angkut sekaligus tanker (tanker-transport) pada Y-20B telah resmi memasuki masa dinas operasional.

Sebagai pesawat angkut yang mengusung kemampuan ganda, Y-20B ditenagai oleh mesin domestik buatan dalam negeri jenis WS-20 yang menawarkan daya dorong lebih besar serta efisiensi bahan bakar yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan model original Y-20A.

Dari spesifikasi teknisnya, pesawat angkut strategis ini memiliki panjang sekitar 47 meter, rentang sayap mencapai 50 meter, serta tinggi sekitar 15 meter. Y-20B mampu memboyong berat lepas landas maksimum (maximum takeoff weight) hingga sekitar 220–222 ton dengan kapasitas muatan kargo maksimal mencapai 66 ton, yang memungkinkan pesawat ini mengangkut peralatan berat militer seperti kendaraan tempur dalam jarak operasional yang sangat jauh.

Xian Y-20B ini dilaporkan mampu membawa bahan bakar internal dalam jumlah yang cukup besar untuk mengisi ulang bahan bakar jet tempur kelas menengah hingga berat tanpa harus mengorbankan ruang kargo yang ada di dalamnya.

Konfigurasi tanker-transport pada Y-20B dirancang untuk melengkapi armada pesawat tanker khusus milik Cina serta mendongkrak kapasitas pengisian bahan bakar secara keseluruhan. Dengan adanya kemampuan tersebut, varian ini diharapkan mampu membantu jet-jet tempur Cina agar dapat tetap berada di udara lebih lama dan beroperasi lebih jauh dari pangkalan daratan, termasuk menjangkau wilayah operasional yang melintasi kawasan Pasifik Barat.

Terkait kekuatan armadanya saat ini, program modernisasi Angkatan Udara Cina (PLAAF) terus mengintegrasikan varian bertenaga mesin WS-20 ini secara bertahap. Berdasarkan laporan militer dan data intelijen pertahanan terbaru, terdapat sekitar puluhan unit pesawat dari keluarga Y-20 (mencakup varian dasar angkut dan varian konfigurasi harian/khusus tanker) yang aktif dioperasikan di bawah komando divisi transportasi strategis AU Cina, dengan jumlah unit varian Y-20B yang terus bertambah seiring berjalannya lini produksi domestik. (Gilang Perdana)

Momen Langka: Jet Tempur Rafale Mesir Sukses Lakukan Air Refueling dari Pesawat Tanker Xian YY-20 Cina

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *