Tanggalkan Dudukan Sangkur demi Presisi, Kalashnikov Bersiap Produksi Massal Senapan Serbu AK-12+

Kalashnikov Concern resmi memamerkan maket (mock-up) senapan serbu terbaru kaliber 5,45×39 mm, AK-12+, pada ajang Eastern Economic Forum ke-11 di Vladivostok (1–4 September 2026). Senapan ini diproyeksikan sebagai sistem senjata api presisi tinggi yang dikembangkan khusus untuk memenuhi kebutuhan operasional unit pasukan khusus (special forces).

Baca juga: Kalashnikov AK-12, Tampil Perdana dalam Parade di Red Square Moskow

Dikembangkan di bawah pengawasan langsung Wakil Perdana Menteri Rusia Yury Trutnev, Kalashnikov mengonfirmasi bahwa platform AK-12+ saat ini sedang dalam tahap persiapan akhir menuju proses produksi massal (serial production).

Dibandingkan dengan varian standar AK-12 yang dipergunakan oleh pasukan infanteri reguler militer Rusia, AK-12+ membawa sejumlah modifikasi teknis signifikan yang berfokus pada peningkatkan akurasi dan presisi tembakan jarak menengah. Perubahan paling menonjol terletak pada adopsi laras yang lebih tebal (thicker barrel) guna menjaga stabilitas ballistic dan mengurangi efek panas berlebih saat penembakan intensif.

Laras baru ini dilengkapi ujung ulir (threaded muzzle) yang kompatibel untuk pemasangan flash suppressor atau muzzle brake. Untuk mengimbangi profil laras yang membesar, Kalashnikov juga melebarkan kontur silinder gas (gas cylinder) serta memperbarui bidikan mekanisnya (iron sights). Selain itu, AK-12+ dilengkapi pembidik elektro-optik (electro-optical sights) terpadu untuk mengoptimalkan akurasi tembakan di siang maupun malam hari, serta ditunjang desain popor ekstensi (extended stock) yang lebih ergonomis.

Demi mengejar presisi dan pengurangan bobot yang tidak perlu pada operasi khusus, Kalashnikov melakukan pangkasan radikal pada beberapa fitur konvensional yang ada pada standar AK-12. Pada AK-12+, pabrikan resmi menghilangkan berbagai dudukan pengait (fittings) yang sebelumnya digunakan untuk memasang tali sandang (sling swivel), pelontar granat bawah laras (underbarrel grenade launcher), hingga dudukan sangkur (bayonet).

Pendekatan ini membedakannya dari AK-12 standar—yang berbobot kosong sekitar 3,6 kg dengan panjang laras 415 mm dan kecepatan tembak 700 putaran per menit—yang memang dirancang fleksibel sebagai Senjata Multiperan Infanteri. Langkah penyederhanaan ini menegaskan posisi AK-12+ sebagai senjata penembak jitu taktis jarak menengah bagi pasukan elite, melengkapi lini keluarga platform AK-12 lain seperti AK-15 (kaliber 7,62×39 mm) dan varian ekspor AK-19 (kaliber 5,56×45 mm NATO).

Lampaui Standar, Senapan Serbu Kalashnikov AK-12 Sukses Lakukan 680 Tembakan Tanpa Henti

Bersamaan dengan peluncuran tersebut, Kalashnikov turut menandatangani kerja sama dengan Voin Center guna memperkuat pelatihan rekayasa teknik serta penyediaan sarana teknis militer bagi para kadet dan reservis di Rusia. (Gilang Perdana)

Kalashnikov AK-19: Varian AK-12 dengan Kaliber NATO 5,56x45mm

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *