Pernah Gelar Turnamen Padel dan Konser Simfoni, Inilah Sisi ‘Glamor’ Geladak ITS Garibaldi

Memiliki dek penerbangan (flight deck) seluas 5.340 meter persegi dengan panjang 174 meter dan lebar 30,4 meter, kapal induk ringan (STOVL) ITS Garibaldi buatan Italia ini tak hanya dirancang untuk mendukung manuver jet tempur Harrier maupun helikopter tempur. Area geladak lapang yang akan memperkuat armada TNI AL dengan nama KRI Gajah Mada ini ternyata menyimpan rekam jejak unik di luar misi militer.
Selama dioperasikan oleh Angkatan Laut Italia (Marina Militare), kapal induk legendaris ini berulang kali ‘disulap’ menjadi panggung hiburan spektakuler, mulai dari lapangan turnamen olahraga padel internasional hingga arena konser musik simfoni dan pertunjukan opera megah.
Momen olahraga paling menyita perhatian publik terjadi pada Sabtu, 29 Juni 2024, saat menyambut gelaran Genova Premier Padel P2. Sebuah lapangan padel berstandar profesional—lengkap dengan dinding kaca tempered dan lantai rumput sintetis—didirikan secara khusus tepat di atas flight deck ITS Garibaldi yang tengah bersandar di Pelabuhan Genoa.
Padel, cabang olahraga raket hasil perpaduan tenis dan skuas yang kini tengah naik daun dan populer di Indonesia, menemukan tempat pertandingan paling unik sepanjang sejarahnya. Para pemain padel elite dunia bertanding dalam laga eksibisi spektakuler dengan latar belakang struktur island menara komando kapal induk dan pemandangan laut. Ajang ini membuktikan daya dukung serta stabilitas geladak Garibaldi yang fleksibel digunakan untuk ajang olahraga kelas dunia.
😍 Oggi siamo stati testimoni di uno spettacolo unico: per la prima volta al mondo si sono svolti dei match di padel su una nave militare.
⚓️ La Nave Garibaldi della Marina Militare Italiana ha ospitato alcuni dei top players del torneo Premier Padel Genova P2. pic.twitter.com/U6wDGtUyNO— genovamorethanthis (@GenovaEventi) July 3, 2024
Tak kalah anggun dari ajang olahraga, ITS Garibaldi juga mencatatkan sejarah kebudayaan lewat pergelaran musik klasik dan simfoni di atas geladaknya. Pada Sabtu malam, 22 Juni 2024, mulai pukul 21:00 waktu setempat di Pangkalan Angkatan Laut La Spezia, arena flight deck kapal induk diubah total menjadi auditorium terbuka raksasa.
Dalam rangka memperingati 100 tahun wafatnya maestro musik Italia Giacomo Puccini, sebuah panggung megah didirikan di tengah dek lengkap dengan tata lampu artistik. Puluhan musisi orchestra bersama korps musik militer membawakan alunan musik simfoni serta pergelaran opera klasik bertajuk Madama Butterfly di bawah langit malam. Luasan geladak Garibaldi yang ekstra lapang terbukti mampu menampung panggung simfoni berskala besar beserta ratusan kursi tamu undangan sipil maupun pejabat militer.

Rekam jejak unik ITS Garibaldi dalam menyelenggarakan ajang non-militer ini mempertegas konsep diplomacy and public engagement yang lazim diterapkan oleh kapal-kapal kombatan berukuran besar di dunia. Dek lapang yang mulanya didesain untuk peluncuran amunisi dan sortie penerbangan terbukti sangat adaptif untuk mendukung kegiatan diplomasi soft-power, promosi pariwisata, hingga pameran seni kebudayaan tanpa mengorbankan fungsi operasional utamanya.
Dengan bergabungnya ITS Garibaldi ke jajaran armada TNI AL sebagai KRI Gajah Mada, rekam jejak ini membuka peluang kreatif yang sangat menarik bagi militer Indonesia. Bukan tidak mungkin, KRI Gajah Mada di masa depan tidak hanya menjadi simbol supremasi kekuatan maritim di kawasan, tetapi juga dapat semarak dimanfaatkan sebagai venue penggelaran acara-acara nasional, turnamen olahraga populer seperti padel, hingga ajang konser simfoni kebudayaan yang mempererat hubungan TNI AL dengan masyarakat luas. (Gilang Perdana)
Mengenal Perangkat Radar dan Sensor Utama di ‘Island’ Kapal Induk KRI Gajah Mada (ITS Garibaldi).


