Meski sebatas prototipe, namun penampilan ranpur Pindad Badak 6×6 dengan dummy kanon Rheinmetall Skyranger 30 pada Indo Defence 2022, telah menarik perhatian banyak kalangan, pasalnya secara konsep kanon reaksi cepat untuk SHORAD (Short Range Air Defence) tersebut ideal untuk dipasang pada ranpur 6×6 produksi dalam negeri. Serupa tapi tidak sama, rupanya konsep integrasi Skyranger 30 pada Badak 6×6 telah dilirik oleh angkatan bersenjata Austria. (more…)
Punya roadmap produk pertahanan yang cukup luas, maka bukan yang pertama bagi Norinco (China North Industries Corporation) menciptakan highly mobile Air Defence System (ADS). Seperti pada Pemeran Pertahanan World Defense Show (WDS) 2024 di Riyadh, Arab Saudi (4 – 8 Februari 2024), Norinco memamerkan jenis mobile ADS yang diintegrasikan pada sasis ranpur lapis baja beroda ban 8×8. (more…)
Untuk pertama kalinya kanon reaksi cepat – Close In Weapon System (CIWS) Phalanx beraksi dalam krisis yang sedang membara di Laut Merah. Persisnya kapal perusak berpeluru kendali USS Gravely (DDG 107) – Arleigh Burke Class dilaporkan pada hari Selasa (30/1/2024), telah menembak jatuh rudal jelajah anti kapal yang diluncurkan Houthi. (more…)
Dengan motif untuk menjajal kemampuan tempur dan meraih predikat battle proven, tak sedikit alutsista keluaran baru yang dikirim ke Ukraina. Salah satunya dalam kelompok tersebut adalah sistem hanud (pertahanan udara) kanon Rheinmetall Skynex dari ‘donasi’ dari Jerman. Tak kurang empat unit Rheinmetall Skynex telah dikirim Jerman sejak akhir 2022. Namun belum lama ada kabar yang kurang sedap, yakni salah satu Skynex telah menjadi korban serangan drone kamikaze Rusia. (more…)
Sistem hanud (pertahanan udara) berbasis laser DragonFire produksi Qinetiq yang telah dipesan oleh Australia, belum lama ini dikabarkan telah sukses diuji coba. Qinetiq, kontraktor pertahanan asal Inggris, yang juga dikenal sebagai pemasok target drone untuk Arhanud TNI AD, disebut telah berhasil menembakkan senjata laser berkekuatan tinggi terhadap sasaran udara untuk pertama kalinya. (more…)
Di atas kertas, sistem hanud Pantsir yang memadukan (hybrid) kanon penangkis serangan udara, rudal hanud, berikut elemen radar dalam platform mobile, sangat menarik dalam penggelaran. Namun, ada sejumlah tantangan yang mendera Pantsir, mulai dari sistem pendeteksi, jenis amunisi yang digunakan sampai platform kendaraan yang digunakan. (more…)
Tibanya kapal penyapu ranjau KRI Pulau Fani 731 dan KRI Pulau Fanildo 732 (Frankenthal class) dari Jerman, rupanya juga membawa jenis persenjataan baru bagi TNI AL, yakni kanon pada haluan yang mengadopsi Oerlikon Searanger 20 yang merupakan remote controlled gun station produksi Rheinmetall Defence. (more…)
Setiap narasi yang menyebut pengadaan senjata ke suatu negara di Asia Tenggara yang dirahasiakan, kerap menarik perhatian netizen, lantaran menjadi pemikat netizen untuk menduga-duga, Meski bukan termasuk alutsista yang strategis, Electro Optic Systems (EOS) telah mendapatkan kontrak senilai AU$28 juta (US$18,2 juta) untuk memasok suku cadang remote control weapon system (RCWS) R600S ke militer salah satu negara di Asia Tenggara. (more…)
Pembataian militer Israel pada warga Gaza Palestina telah memantik reaksi dari Rusia dan Suriah. Meski kedua negara tidak terlibat langsung secara militer atas konflik dengan Israel. Namun, ada kabar bahwa Suriah akan mengirimkan persenjataan berat buatan Rusia kepada milisi Hizbullah pro Iran. Dan yang mendapatkan mandat dalam pengiriman senjata tersebut adalah tentara bayaran Rusia, yang tergabung dalam Wagner Group. (more…)
MSI Defense Systems Ltd, manufaktur persenjataan dari Inggris, di Indonesia dikenal sebagai pemasok kanon Seahawk pada beberapa kapal patroli PC-40M TNI AL, namun, selain memasok kanon untuk kapal perang permukaan, MSI Defense juga memproduksi sistem pertahanan udara terintegrasi modular mobile yang disebut Terrahawk Paladin. (more…)