Tanpa banyak publikasi dan keriuhan, Vietnam kembali membuktikan keunggulannya dalam transfer of technology (ToT) di lini alutsista. Menyadari peran vital rudal anti kapal dalam skenario peperangan modern, sebuah foto unggahan di media sosial menampilkan rudal anti kapal buatan dalam negeri Nguyen, yaitu VCM-01 (Viettel Cruise Missile-01). (more…)
Sebagai alutsista strategis, kapal selam juga dikenal sebagai barang mahal, lantaran dianggap barang mahal, proses pengiriman kapal selam dari negara pembuat ke negara pemesan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Ada dua opsi pengiriman kapal selam, dibawa berlayar langsung atau ‘digendong.’ Dibawa berlayar langsung seperti diperlihatkan awak kapal selam TNI AL yang melayarkan KRI Nagapasa 403 dan KRI Aradedali 404 dari Korea Selatan ke Indonesia. (more…)
Pelan tapi pasti, negara-negara di Asia Tenggara selain Indonesia, Singapura, vietnam dan Malaysia, kini mulai bersiap mengoperasikan sang monster bawah laut. Seperti Filipina misalnya dengan tekanan Cina di Laut Cina Selatan, tengah berharap untuk bisa mengakuisisi Scorpene Class. Sementara Thailand, Negeri Gajah Putih ini malah sudah menandatangani kontrak akuisisi kapal selam diesel listrik berteknologi AIP (air-independent propulsion) S26T dari Cina. Lantas bagaimana dengan Myanmar? (more…)
Diluncurkan dari kedalaman 55 meter di bawah permukaan laut, kemudian melesat sejauh 40 km menuju sasaran di permukaan, untuk pertama kalinya di Asia Tenggara diluncurkan uji coba penembakan rudal anti kapal dari kapal selam. (more…)
Setiap negara yang mengoperasikan kapal selam, tentu sudah memperhatikan urusan keselamatan awaknya, apalagi jika jumlah kapal selam yang dioperasikan tak sedikit. Prosedur evakuasi dengan alat selam khusus, seperti Submarine Escape Immersion Equipment MK-10 Suite, rasanya tak cukup untuk menghadapi kejadian yang ekstrim di bawah permukaan laut. Untuk menghadapi situasi darurat, lumrah bila angkatan laut kemudian mengoperasikan apa yang disebut sebagai kapal penyelamat kapal selam (submarine rescue vessel). (more…)
Debut kapal selam mini punya tempat tersendri dalam porsi peperangan di lautan, seperti yang dilakukan Korea Utara dan Iran menjadi contoh aplikasi nyata kapal selam mini modern dalam kegiatan penyusupan dan serangan terbatas. Bahkan, desain kapal selam mini dikemudian hari menjadi inspirasi bagi gembong narkotika untuk membangun narco submarine. Bicara soal kapal selam mini, maka di Asia Tenggara nama Vietnam tak bisa dilupakan. (more…)
Kemampuan berinovasi dengan alutsista tua rupanya tak hanya dilakukan oleh Indonesia, Vietnam belum lama ini memperlihatkan sosok prototipe self propelled artillery alias artileri swagerak yang menggabungkan pucuk meriam D-44 kaliber 85 mm dengan truk Ural 6×6 dengan kapasitas payload 6 ton. (more…)
Bila Indonesia membawa dua kapal perang KCR-60M Sampari Class- KRI Sampari 628 dan KRI Tombak 629 di Pameran Maritim dan Pertahanan IMDEX 2019 pada 14 – 16 Mei di Changi, Singapura. Maka dari negara tetangga Vietnam, ikut memamerkan langsung kapal perang andalannya, HQ-016 Quang Trung. Berbeda dengan Sampari Class, Quang Trung adalah frigat dengan tonase standar 1.500 ton yang kemampuannya banyak disandingkan dengan frigat Martadinata Class TNI AL. (more…)
Insiden yang menimpa kapal perang TNI AL di Laut Natuna pada 17 Juni 2016 seolah kembali terulang, peristiwanya mirip yaitu melibatkan korvet Parchim Class. Pada insiden 27 April lalu yang menjadi lakon adalah KRI Tjiptadi 381 dengan kapal Vietnam Fisheries Resources Surveillance (Pengawas Perikanan Vietnam). Sementara pada tahun 2016 yang terlibat adalah KRI Imam Bonjol 383 dengan kapal China Coast Guard (CCG) Haijing 3303. Persamaan adalah kedua kapal perang TNI AL sedang melakukan upaya penegakan hukum dengan menarik kapal pencuri ikan asal negara yang bersangkutan. (more…)
Sejak diluncurkan pada tahun 2006, beberapa negara di luar Rusia telah menyatakan minat untuk mengakuisisi rudal balistik taktis jarak pendek Iskander-M. Seperti Arab Saudi yang menyatakan terus terang ingin membeli rudal berkecepatan Mach 6 ini. Namun Kremlin tak bergeming, Iskander-M atau disebut NATO sebagai SS-26 Stone tak masuk dalam daftar alutsista yang dijual Rusia ke luar negeri, termasuk ke negara sekutu Rusia sekalipun. (more…)