Meski perang identik dengan kebrutalan, namun, jalannya peperangan tak menutup adanya ‘kompromi’ antar pihak yang bertikai, seperti adanya ‘batasan’ yang tidak boleh dilanggar, yang dilakukan untuk menahan agar eskalasi konflik tidak membesar. Terkait hal tersebut, Amerika Serikat dikabarkan diam-diam telah melakukan modifikasi pada senjata artileri yang dianggap sebagai game changer oleh Ukraina, yakni M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System). (more…)
Meski didera musim dingin dengan keterbatasan pasokan listrik, warga Ukraina sejak 17 November lalu sedikit dapat bernapas lega, pasalnya sejak saat itu tidak lagi terdeteksi kehadiran drone kamikaze Shahed-136 (Geran-2) yang diluncurkan Rusia. Ada apa? (more…)
Ketika drone kamikaze Rusia Shahed-136 (Geran-2) terpaksa mengentikan serangannya akibat musim dingin, sebaliknya ada kabar bahwa Ukraina justru mampu melakukan serangan dengan drone kamikaze jauh ke wilayah Rusia. Dan serangan yang terjadi pada 5 Desember 2022 lalu, mampu membetot perhatian dunia, pasalnya serangan diarahkan ke instalasi penting militer Rusia, yang lokasinya notabene jauh dari perbatasan Ukraina – Rusia. (more…)
Meski didera musim dingin dengan keterbatasan pasokan listrik, warga Ukraina sejak 17 November lalu sedikit dapat bernapas lega, pasalnya sejak saat itu tidak lagi terdeteksi kehadiran drone kamikaze Shahed-136 (Geran-2) yang diluncurkan Rusia. Ada apa? (more…)
Sejak unit pertama M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) tiba di Ukraina pada Juni 2022 lalu, Kiev merasakan semangat baru dalam meladeni peperangan dengan Rusia. Pihak Ukraina mengklaim, HIMARS mampu memberikan pukulan telak pada instalasi penting di belakang garis pertahanan Rusia. Singat cerita, M142 HIMARS yang telah dipasok 20 unit oleh Amerika Serikat, telah mendapat predikat sebagai “game changer” dalam perang di Ukraina. (more…)
Selain tingkat presisi pada sasaran, hal lain yang menakutkan dari bom pintar (smart bomb) adalah hulu ledak yang dibawanya. Terkhusus dalam palagan di Ukraina, bom pintar turut digunakan Rusia untuk menyasar sasaran terpilih. Nah, dari beragam jenis bom pintar yang diluncurkan dari jet tempur dan pembom tempur, maka ada yang masuk kategori pamungkas, contohnya seperti bom pintar yang disebut punya bobot paling berat, yaitu KAB-1500 series yang beratnya mencapai 1,5 ton. (more…)
Pamor ekspor alutsista Turki banyak dipengaruhi oleh reputasinya di medan tempur. Lantaran sukses dengan drone Bayraktar TB2 di beberapa medan konflik, kini Turki diwartakan mengirim jenis alutsista yang tergolong baru untuk memasok militer Ukraina. Yang dimaksud adalah TRLG-230, jenis rudal balistik berpemandu laser (laser guided missile) yang diproduksi Roketsan. (more…)
Dari sekian banyak jenis radar intai dengan kemampuan anti stealth yang dioperasikan Rusia, ada yang menarik dari Nebo-SVU (disebut juga 1L119). Radar multi fungsi dengan antena besar produksi Almaz-Antey Corporation ini adalah radar pertama dengan active electronically scanned array (AESA) yang beroperasi dalam panjang gelombang metrik (metric wavelength) pada very high frequency (VHF). Nebo-SVU juga diklaim mampu mendeteksi jet tempur stealth F-22 Raptor, F-35 Lighnting II dan pembom B-2 Spirit. (more…)
Serangan kawanan drone laut atau USV (Unmanned Surface Vehicle) ke Pangkalan Armada Laut Hitam Rusia di Sevastopol dan Novorossiysk, telah membuka mata dunia tentang peran penting drone yang melaju di atas permukaan air. Tak bisa dipandang enteng, pasalnya USV yang dikirim Ukraina telah mengakibatkan sejumlah kerusakan, dan menguras energi Moskow untuk meningkatkan kewaspadaan pada basis angkatan lautnya, yang dahulu dikenal aman dari serangan. (more…)
Ranpur lapis baja yang satu ini namanya jarang disebut, namun, arsenal milik Pasukan Lintas Udara (Linud) Rusia (Vozduhno Desantye Voiska/VDV) ini, punya andil yang besar dalam operasi militer Rusia di Ukraina, terkhusus pada elemen artileri medan. Inilah yang disebut sebagai 1V119 Reostat yang berperan sebagai artillery fire direction vehicle. (more…)