TNI AD dalam strategi pengembangan sistem komunikasinya telah mencanangkan deployment Open BTS (Base Transceiver Station). Akses jaringan seluler mandiri ini digadang untuk menyambung urat komunikasi hingga wilayah pedalaman, terutama di area yang tak terjamah coverage operator seluler. Lain dari itu, Open BTS juga dirancang sebagai jejaring akses kendali bagi drone (UAV/Unmanned Aerial Vehicle). (more…)
Interoperability menjadi kata yang kerap mudah diucapkan dalam bahasan dunia militer. Indikator kemajuan militer suatu negara, salah satunya dapat diukur dari kemampuan membangun data link dan interoperability diantara perangkat alutsista yang dioperasikan. Tapi faktanya, mewujudkan interoperability adalah sebuah tantangan besar, terlebih bila sedari awal perangkat yang digunakan berasal dari beberapa vendor berbeda. Hal inilah yang menjadi pekerjaan rumah bagi TNI untuk bisa dicarikan solusinya. (more…)
Seolah mengikuti gaya lobi empat duta besar negara pembuat Eurofighter Typhoon ke Kementerian Pertahanan RI, Selasa pekan lalu (1/9/2015), Duta Besar Denmark untuk Indonesia, H.E. Casper Clynge melakukan kunjungan ke Menhan Ryamizard Ryacudu di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Agenda Sang Dubes terkait tawaran kerjasama dalam pembuatan radar dan transfer of technology (ToT). (more…)
Selain bekal strategi perang yang mumpuni, senjata yang handal, dan mental personel yang kuat, harus diakui faktor penting yang jadi penentu keberhasilan dalam pertempuran infanteri adalah sistem komunikasi. Dan bicara sistem komunikasi pada lingkup infanteri, khususnya pada level pleton dan regu maka tak bisa dipisahkan dari keberadaan tactical radio (radio taktis) yang biasa dibawa dengan ransel (manpack) oleh prajurit operator radio. (more…)
Dari begaram senapan runduk yang dimiliki TNI, H&K G3/SG-1 punya ke khasan tersendiri, pasalnya senjata berkualfikasi sniper ini dibangun atas rancangan senapan serbu G3 yang melegenda. Kostrad TNI AD jadi salah satu kesatuan yang secara jelas menggunakan G3/SG-1. Bahkan, personel TNI pun pernah mendaulat senjata ini sebagai kelengkapan dalam misi Pasukan Penjaga Perdamaian PBB. (more…)
Merespon visi poros maritim yang dicanangkan Presiden Jokowi, maka pembicaraan tentang kebutuhan pesawat amfibi menjadi mengemuka. Setidaknya saat ini ada dua kompetitor yang berharap mendapat rejeki order dari pemerintah Indonesia. Yang pertama, Beriev Be-200 Altair dari Rusia, dan kedua adalah US-2 ShinMaywa dari Jepang. (more…)
Punya produk handal dan tak pelit berbagi lisensi, menjadikan Fabrique Nationale (FN) Belgia sukses menghantarkan Minimi ke pasaran dunia. Bahkan, saking populernya, muncul istilah “Apapun senapan serbu nergaranya, senapan mesin regunya pasti Minimi.” Begitu juga dengan TNI yang menganut amunisi standar NATO kaliber 5,56 mm untuk lini senapan serbu. Seolah ingin mensinergikan standar amunisi senapan serbu dan senapan mesin regu, adopsi Minimi di lingkungan satuan infanteri TNI begitu luas, di setiap matra dipastikan ada populasi senjata ini. (more…)
Komunikasi antar unit dalam laga pertempuran menjadi sesuatu yang menentukan. Tanpa keberadaan tactical radio yang memadai di lapangan, bisa dipastikan koordinasi tempur antar pleton dan regu bakal menjadi sulit. Boleh jadi bukan kemenangan yang didapat, justru pasukan pemukul bakal menjadi bulan-bulanan tembakan lawan. (more…)
Ujicoba penembakan rudal Yakhot dari KRI Oswald Siahaan 354
Masuk dalam keluarga artileri kapal perang, rudal anti kapal (anti ship missile) berperan untuk menghancurkan kapal yang ada di permukaan. Etalase rudal anti kapal milik TNI AL terbilang beragam. (more…)
Meski kebanyakan kegiatan operasi Seroja berlangsung di wilayah daratan, tapi tidak bisa dipungkiri dukungan operasi lintas laut dan udara juga memegang peranan yang vital. Dari serangkain babak operasi Seroja, awal pendaratan pasukan TNI menjadi momen yang krusial, disinilah peran dari unsur armada kapal perang sebagai elemen pelindung dan kapal pendarat/LST (landing ship tank) mengambil porsi yang menentukan. Disadur dari buku Perjuangan Integrasi Timor Timur, karya Hendro Subroto, berikut disarikan beberapa kejadian yang melibatkan peran artileri kapal perang. (more…)