Hari ini, 61 tahun lalu yang bertepatan dengan 7 Desember 1961, telah terbang perdana SA321 Super Frelon buatan Aerospatiale (d/h Sud Aviation), atau saat ini dikenal dengan nama Airbus Helicopters. Seandainya pengadaan helikopter angkut berat Leonardo AW101 tidak terganjal masalah, maka boleh jadi TNI AU kini telah mengoperasikan helikopter dengan fasilitas pintu rampa (ramp door). Dimana sebelumnya, helikopter angkut berat dengan ramp door pernah dimiliki TNI AU (d/h – AURI) lewat seri Mi-6 di era 60-an. Namun tahukah Anda, bahwa ada satu sosok helikopter angkut berat TNI AU lain yang juga beroperasi dengan ramp door? (more…)
Pesawat angkut ringan NC-212i kelima dari kontrak pengadaan sebanyak 9 (sembilan) unit oleh Kementerian Pertahanan RI untuk TNI AU telah berhasil lepas landas dari Hanggar Delivery Center PT Dirgantara Indonesia (DI), Bandung menuju Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, pada hari Senin, 4 Desember 2023. (more…)
Berlokasi di Pangkalan Udara TNI Angkatan Udara Atang Sendjaja, Jumat (1/12/2023), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyerahkan delapan unit helikopter SAR Tempur (Combat SAR) H225M Caracal kepada satuan pengguna, Skadron Udara 8 TNI AU. Selain itu, Menhan Prabowo juga meresmikan penggunaan full flight simulator H225M.
Meski pada akhirnya kandas, rencana pengadaan jet tempur Eurofighter Typhoon untuk memperkuat TNI AU pernah ramai diberitakan, sebut saja niatan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pada Oktober 2020 untuk memborong jet tempur Typhoon bekas dari Angkatan Udata Austria. Disamping jauh sebelum itu, yakni pada tahun 2015 – 2016, jet tempur ini pernah aktif ditawarkan oleh konsorsium empat negara Eropa yang tergabung dalam Eurofighter GmbH. (more…)
Nurtanio Pringgoadisuryo telah membuktikan bahwa Ia bukan hanya tokoh pendiri industri penerbangan nasional, lebih dari itu Nurtanio yang terakhir menyandang bintang dua di pundaknya adalah seorang futuris sejati. Nurtanio paham bahwa konflik yang dihadapi TNI di masa depan dominan bernuansa domestik. Dan jauh sebelum North American Rockwell memperkenalkan prototipe pesawat anti gerilya legendaris OV-10 Bronco di tahun 1963, Nurtanio justru sudah menerbangkan pesawat counter insurgency (COIN) NU-200 “Sikumbang” pada 1 Agustus 1954. (more…)
Musibah jatuhnya dua unit pesawat tempur turboprop EMB-314 Super Tucano Skadron Udara 21 TNI AU di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada hari Kamis, 16 November 2017, telah mengingatkan kembali tentang eksistensi pesawat tempur dengan kemampuan COIN (Counter Insurgency) atau anti gerilya. Terlepas dari penggunaanya yang terkait keputusan politik, sejatinya jenis pesawat seperti Super Tucano dapat secara efektif dan efisien dalam operasi menumpas kelompok teroris bersenjata di medan Papua.
Nama Martin Baker tak bisa dilepaskan dari pesawat tempur turboprop EMB-314 Super Tucano. Dan ketika terjadi musibah atas jatuhnya dua unit EMB-314 Super Tucano TNI AU dengan nomer TT-3111 dan TT-3103 di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur (16/11/2023), maka nama Martin Baker menjadi sorotan, lantaran perusahaan asal Inggris ini memasok kursi lontar (ejection seat) untuk seri pesawat Super Tucano produksi Embraer. (more…)
Untuk kedua kalinya, pesawat tempur bermesin turboprop EMB-314 Super Tucano TNI AU dari Skadron Udara 21 Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, Jawa Timur, jatuh dengan kondisi total lost pada hari Kamis (16/11/2023). Dari pemberitan, dua unit EMB-314 Super Tucano dengan nomer TT-3111 dan TT-3103 jatuh di Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru (TNBTS), tepatnya di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. (more…)
Dari atas ke bawah – Bom Live- P-100L, P-250L dan P-500L.
Bom latih/tajam (practice/live) P series (P-100, P-250 dan P-500) produksi perusahaan swasta nasional PT Sari Bahari, sudah lumayan dikenal netizen, terutama dari tampilan bom P series yang unik dengan desain laksana ‘tabung gas elpiji.’ Lain dari itu, P series lekat dimata, karena menjadi jenis ‘dumb bomb’ yang digunakan pada arsenal jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 TNI AU. (more…)
Operasi di malam hari, tentu punya tantangan tersendiri bagi para penerbang tempur, seperti pada kasus serangan udara ke permukaan, khususnya bombing. Dalam operasi militer, pemboman tak selalu bertumpu pada kondisi siang hari, di pekatnya malam pun, seorang penerbang tempur harus dapat melepaskan bom secara akurat ke sasaran di permukaan. (more…)