Setelah dua tahun menjadi arsenal Skadron Udara 14 di Lanud Iswahjudi, Madiun, kini tiga unit jet tempur Sukhoi, yang terdiri dari satu unit Su-27SK dengan nomer TS-2701 dan dua unit Su-30MK, yang masing-masing bernomer TS-3001 dan TS-3002, telah ‘pulang kampung’, alias kembali ditugaskan ke skadron asalnya di Skadron Udara 11 di Lanud Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. (more…)
Setelah sebelumnya Angkatan Udara Ukraina mengonfirmasi keberhasilan dalam integrasi dan peluncuran rudal anti radiasi (anti radar) – AGM-88 HARM (High-speed Anti-Radiation Missile) dari jet tempur MiG-29 Fulcrum. Kini beredar foto di media sosial yang membuat geger dunia persilatan, yakni penampakan Su-27 Flanker milik Ukraina yang menggotong rudal AGM-88 HARM. Ini mengejutkan, lantaran ini mengindikasikan sudah dua tipe jet tempur berketeknologi Soviet yang bisa meluncurkan rudal canggih buatan Amerika Serikat. (more…)
Tahun ini menjadi momen bersejarah bagi industri kedirgantaraan Rusia. Dimana tahun 2022 menandai 45 tahun penerbangan prototipe perdana (20 Mei 1977) jet tempur Sukhoi Su-27 yang dikembangkan Biro Desain Eksperimental Sukhoi, yang secara resmi ikut menandai kelahiran keluarga jet tempur Su-27/Su-30. (more…)
Tahun ini menjadi momen bersejarah bagi industri kedirgantaraan Rusia. Dimana tahun 2022 menandai 45 tahun penerbangan prototipe perdana (20 Mei 1977) jet tempur Sukhoi Su-27 yang dikembangkan Biro Desain Eksperimental Sukhoi, yang secara resmi ikut menandai kelahiran keluarga jet tempur Su-27/Su-30. (more…)
Meski telah memproklamirkan untuk berkubu dengan blok barat, tapi sejauh ini bantuan persenjataan yang diberikan ke Ukraina, baru dukungan pasokan senjata anti tank, seperti rudal anti tank Javelin, helikopter angkut dan kapal patroli. Sementara untuk aspek kekuatan udara, Angkatan Udara Ukraina masih bergantung pada armada jet tempur tua era Uni Soviet, yang notabene adalah produksi Rusia. (more…)
Meski bukan senjata baru, mengintip arsenal persenjataan yang terpasang pada jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 TNI AU, selalu menarik untuk disimak. Seperti pada 28 Oktober kemarin, akun Twitter @_TNIAU memposting tahap instalasi dari peluncur roket (rocket pod launcher) B-8 di bawah sayap Sukhoi Su-30MK2. (more…)
Meski program akuisisi simulator berjalan lamban, namun sedikit demi sedikit kebutuhan sarana pelatihan bagi para penerbang TNI AU mulai dicukupi. Setelah ada simulator Hawk 209, simulator C-130H Hercules dan beroperasinya kembali Human Centrifuge di Lakespra Saryanto, maka kebutuhan latihan dasar pilot yang tadinya harus dikiri ke luar negeri, maka kini dapat dikurangi dengan program latihan simulator di dalam negeri. Dan ada kabar terbaru terkait hal tersebut, bahwa TNI AU, tak lama lagi akan mengoperasikan simulator untuk jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30. (more…)
Berjangkitnya wabah corona, tak menjadikan tingkat kesiapan operasi penerbang tempur TNI AU menurun, sebagai buktinya, mulai 23 Maret lalu, sejumlah penerbang Skadron Udara 11, Lanud Hasanuddin Makassar melaksanakan latihan pertempuran udara Dogfight dan Beyond Visual Range (BVR) di Lanud Iswahjudi. Latihan yang bertajuk Advance Fighter Tactical Course (AFTC) ini direncanakan akan berlangsung selama 7 minggu dan dipimpin langsung oleh Danskadron Udara 11, Letkol Pnb I Gusti Ngurah Sorga. (more…)
Sudah lumayan lama Skadron Udara 14 tak lagi beroperasi, lantaran sejak F-5 E/F Tiger II dipensiunkan pada April 2016, praktis skadron tempur andalan di Lanud Iswahjudi ini tak lagi memiliki armada pesawat yang aktif. Bila mengacu pada komitmen pemerintah, jet tempur yang harusnya mengisi Skadron Udara 14 adalah Sukhoi Su-35. (more…)
Kerinduan yang mendalam akan kehadiran jet tempur Sukhoi Su-35 buat sebagian netizen begitu berarti. Dengan dasar rasa nasionalisme yang tak ingin melihat kekuatan udara Indonesia terlihat inferior (dibandingkan) Singapura dan Australia, menjadikan kedatangan Su-35 masih begitu dinanti, meski harus diakui sampai kini beragam penundaan dan tantangan masih jadi kendala dalam proses akuisisi. (more…)