Dengan dukungan penuh dari Amerika Serikat, bisa dipastikan elemen hanud (pertahanan udara) Taiwan serba canggih dan rapat. Meski begitu, masih ada peluang bagi Cina Daratan untuk menembus sistem hanud Taiwan. Salah satunya dengan serbuan udara secara besar-besaran, dengan serbuan secara masif, walau akan ada banyak pesawat Cina yang dijatuhkan, tapi dipercaya hanud Taiwan akan kewalahan alias bisa kebobolan pada akhirnya. (more…)
Kapal dengan kemampuan signals intelligence (SIGINT) kerap diidentifikasi sebagai ‘spy ship,’ lantaran kegiatan kapal ini berkaitan dengan aktivitas pengumpulan data-data intelijen. Sebagai wilayah yang strategis, kawasan Indo Pasifik jadi ladang beroperasinya kapal SIGINT dari negara besar seperti Cina, Amerika Serikat, India, Inggris dan Rusia. Tapi sejauh ini jarang diberitakan keberadaan kapal SIGINT milik Angkatan Laut Perancis di Indo Pasifik. (more…)
Meski telah mengorder empat unit drone intai/tempur maritim jarak jauh MQ-9B SeaGuardian dari Amerika Serikat, itu bukan berarti Taiwan melupakan proyek drone intai/tempur (UCAV) rancangan dalam negeri. Setelah prototipe perdananya diperkenalkan pada Taipei Aerospace & Defense Technology Exhibition 2015, drone MALE yang diberi label “Teng Yun” akan mengikuti latihan tempur gabungan Han Kuang ke-37 yang digelar mulai 13-17 September mendatang. (more…)
Tank atau kendaraan tempur, dinaikkan ke dalam kapal ferry, tentu itu sudah lazim kita lihat dan dengar. Namun yang tak lazim adalah bila kapal ferry dari tengah laut meluncurkan ranpur amfibi, alias kapal ferry beroperasi layaknya kapal pendarat jenis LST (Landing Ship Tank). Secara teori memang semua mungkin saja dilakukan, tapi secara fakta dan prosedur keselamatan, hal itu belum pernah dilakukan dari kapal ferry sipil. (more…)
Meski mendapat perlakuan dan perlindungan istimewa dari Amerika Serikat, tetap saja Taiwan merasa galau saat menghadapi ancaman serangan dari Cina Daratan. Di lini udara, postur Angkatan Udara memang lumayan kekar, sebut saja wilayah yang dianggap makar oleh Beijing ini sudah mengoperasikan ratusan F-5 Tiger, 50 unit Mirage-2000, ratusan F-CK, 142 unit F-16 A/B yang di-upgrade ke Viper, plus pesanan F-16 Viper yang full gress. Namun itu semua dianggap belum memadai. (more…)
Meski beda kasus, antara Filipina dan Taiwan punya kesamaan, yakni sama-sama menghadapi provokasi dari Cina atas wilayah yang disengketakan. Bila Filipina harus tabah menghadapi ‘pendudukan’ dari rutusan kapal “milisi maritim” di Zona Ekonomi Eksklusif-nya, maka Taiwan yang dianggap separatis oleh Beijing, terus menghadapi provokasi lewat udara, khususnya manuver jet tempur dan bomber Angkatan Udara Cina yang menerobos masuk ke ADIZ (air defense identification zone) Taiwan. (more…)
Didapuk sebagai negara terbesar pengguna F-16 di Asia Pasifik, plus menghadapi situasi ketegangan tinggi dengan Cina daratan, menjadikan program modernisasi di Taiwan berlangsung cepat. Sebagai buktinya, Angkatan Udara Taiwan telah merilis kabar bahwa telah merampungkan fase pertama dari program upgrade F-16 seri lawas (A/B) ke varian F-16 Viper. (more…)
Merespon tingginya tensi ketegangan antara Cina dan Taiwan, hari Jumat ini (5/2/2021), kapal induk nuklir USS Nimitz berikut beberapa kapal pengiringnya tengah berlayar kembali menuju Laut Cina Selatan. Dari monitor data AIS (Automatic Identification System), USS Nimitz (CVN-68), berikut kapal penjelajah USS Princeton (CG-59) dan kapal perusak USS Sterett (DDG-104) melintasi Selat Malaka untuk bergabung dengan kelompok tempur dari kapal induk USS Theodore Roosevelt yang sudah lebih dulu hadir di Laut Cina Selatan. (more…)
Peringatan dari Beijing kian keras kepada Taipei, dimana bila Taiwan berani menyatakan kemerdekaan, maka hal itu akan diartikan sebagai “perang.” Selain intensitas provokasi yang meningkat dari masuknya jet tempur dan pembom Cina ke zona identifikasi pertahanan Taiwan, Angkatan Laut Cina dilaporkan juga telah mengerahkan kapal induk helikopter – Landing Helicopter Dock (LHD) Type 075 di sekitaran Laut Cina Selatan. (more…)
Meski doktrin militer Taiwan adalah bertahan (dari serangan Cina Daratan), namun bukan berarti negeri yang dianggap separatis oleh Beijing tersebut tak memiliki kapal amfibi. Faktanya justru Angkatan Laut Taiwan kini mengoperasikan tiga unit Landing Ship Tank (LST) dan satu unit Landing Platform Dock (LPD), yang kesemuanya adalah bekas pakai Angkatan Laut Amerika Serikat. (more…)