
Pengerahan wahana tanpa awak (drone) dalam misi pencarian dan penyelamatan (SAR) taktis perairan memasuki babak baru dengan diluncurkannya sistem pelampung terbang otomatis (flying lifebuoy) berkode TY-3R. (more…)

Pengerahan wahana tanpa awak (drone) dalam misi pencarian dan penyelamatan (SAR) taktis perairan memasuki babak baru dengan diluncurkannya sistem pelampung terbang otomatis (flying lifebuoy) berkode TY-3R. (more…)

Diluncurkan pada malam hari, peluncuran roket Shavit dari Pangkalan Udara Palmachim di pesisir Mediterania, sekitar 15 kilometer selatan Tel Aviv, sempat membuat kenapikan, pasalnya peluncuran ‘dadakan’ itu dikira sebagai peluncuran rudal hanud (pencegat), yang menyiratkan adanya serangan udara dari Iran. (more…)

Nama Rheinmetall sudah sangat populer dalam rancangan dan produksi beragam senjata berat dan amunisinya, namun, ada kabar bahwa manufaktur asal Jerman ini tengah mencoba bisnis baru meski masih dalam lingkup pertahanan. Persisnya, Rheinmetall dan produsen satelit Finlandia ICEYE menandatangani nota kesepahaman dengan mendirikan usaha patungan (joint venture) yang berfokus pada produksi satelit. (more…)

Berlangsung di Central Naval Museum, St. Petersburg, pada 19 Desember 2024, TNI AL dan Angkatan Laut Rusia menggelar 3rd Navy To Navy Talks (NTNT). Salah satu poin dari pertempuan tersebut adalah disepakatinya perjanjian kerja sama mengenai penyelamatan darurat untuk kecelakaan kapal selam (agreement on cooperation in emergency SAR for submarine accident and crews). (more…)

Siapa yang tak kenal dengan pembom strategis Tu-16 Badger, jenis alutsista yang pernah menjadikan TNI AU (d/h AURI) di dekade 60-an sebagai kekuatan udara terbesar di belahan Asia Selatan. Saking sangarnya pembom ini, bahkan Cina pun belum bisa move on dari pesona Tu-16, dibuktikan dengan ‘diteruskannya’ produksi Tu-16 versi Cina yang disebut Xian H-6 dan hingga kini menjadi andalan Beijing dalam ekspansi militernya di laut Cina Selatan. (more…)

Meski harus menempuh perjalanan sejauh 2.500 mil laut dan baru tiba setelah 6-7 hari untuk mencapai Perairan Utara Bali, namun, bantuan dari Pemerintah India untuk mendukung misi SAR dan evakuasi KRI Nanggala 402, sangat dihargai oleh warga Indonesia. India seperti diwartakan telah menerima International Submarine Escape and Rescue Liaison Office (ISMERLO) dan telah memberangkatkan kapal penyelamat kapal selam SCI Sabarmati pada 21 April lalu. (more…)

Selain Singapura dan Australia, Malaysia juga telah mengerahkan kapal penyelamat kapal selamnya untuk misi SAR dan evakuasi KRI Nanggala 402 di Perairan Utara Bali. Kapal penyelamat dengan nama MV Mega Bakti milik Angkatan Laut Kerajaan Malaysia dilaporkan telah bertolak hari Rabu (21/4/2021) dari Kota Kinabalu, Sabah, dan akan tiba di lokasi pada 25 April 2021. Sebagai negara yang mengoperasikan dua unit kapal selam Scorpene Class, tentu menarik untuk mengintip serba-serbi dari MV Mega Bakti. (more…)

Selain dengan Indonesia, rupanya Singapura juga melakukan kesepakatan kerjasama pada operasi penyelamatan bawah air, khususnya penyelamatan kapal selam dengan India. Meski antara India dan Singapura tak berbatasan langsung, namun, kedua negara punya kepentingan yang sama di Selat Malaka dan Samudera Hindia, seperti dalam merespon kehadiran armada Angkatan Laut Cina. (more…)

Dalam misi evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ-182, KRI Rigel 933 dengan kelengkapan sonar tercanggihnya menjadi andalan utama bagi tim SAR untuk menemukan bagian besar dari pesawat dan tentunya black box. Namun, keunggulan kapal riset Hidro Oseanografi ini tak hanya dalam hal sonar, KRI Rigel 933 juga membawa Remotely Operated Vehicle (ROV) alias robot bawah air canggih dan menjadi kelengkapan organik dari kapal riset buatan Perancis ini. (more…)

Setelah sebelumnya mengoperasikan drone helicopter jenis SDO 50V2 buatan Swiss Drones Operating AG, Badan SAR Nasional (Basarnas) diketahui juga mengoperasikan drone yang lebih baru dari jenis fixed wing VTOL (Vertical Take-off and Landing) besutan perusahaan asal Afrika Selatan, Alti UAS. Drone yang mudah dibongkar pasang ini dianggap ideal untuk misi pengamatan sebelum aksi SAR dilakukan, dibekali modul EO/IR, drone ini dapat mengudara lumayan lama untuk ukuran drone mini, yaitu 12 jam. (more…)