
Menanggapi dinamika keamanan di Semenanjung Korea, militer Korea Selatan dilaporkan telah mulai menempatkan rudal balistik Hyunmoo-V (5), ke unit-unit tempur garis depan. Langkah strategis ini, yang dikonfirmasi pada awal Januari 2026, menandai peningkatan signifikan dalam kemampuan deterensi konvensional Seoul terhadap potensi ancaman strategis dari utara. (more…)

Mirip dengan yang dilakukan Korea Utara, Angkatan Bersenjata India pada 24 September 2025 melakukan uji peluncuran rudal balistik jarak menengah dari kereta api. Peluncuran rudal Agni-Prime (Agni-P) dari sistem peluncur bergerak berbasis rel (rail-based mobile launcher) di malam hari, mempekuat kesan kerahasiaan tingkat tinggi. (more…)

Setelah pengumuman atas keberhasilan uji coba perdana rudal balistik taktis Hrim-2 pada 27 Agustus 2024, rupanya ada kabar lanjutan di bulan Juni ini, yakni Ukraina mengumumkan dimulainya fase produksi massal rudal yang juga disebut sebagai Sapsan ini. Meski prototipe-nya sudah diuji coba terbatas sejak tahun 2019, baru pasca konflik dengan Rusia, pengembangan Sapsan (Hrim-2) mendapat percepatan. (more…)

Sejalan dengan rencana besar Perancis untuk untuk mengembangkan rudal balistik darat jarak menengah dengan jangkauan lebih dari 2.000 Km, maka pada Paris Airshow 2025 di Le Bourget, perusahaan kedirgantaraan Perancis ArianeGroup telah memperlihatkan mockup next-generation ballistic missile dan hulu ledak hipersonik V-Max untuk pertama kalinya. (more…)

Memasuki gelombang serangan kedua belas dari Operasi True Promise 3, Iran memberikan ‘kado’ terbaru untuk Israel, yakni dengan peluncuran perdana rudal balistik hipersonik “Sejjil” – yang berarti “tanah liat yang dibakar” dalam bahasa Arab/Qur’an. Kemunculan Sejjil menjadi perhatian netizen global, khususnya karena manuver rudal ini yang tak lazim dengan memberi pertunjukan di angkasa, menjadikan Sejjil disebut sebagai “Dancing Missile”. (more…)

Hanya selang beberapa jam setelah serangan udara Israel, maka serangan balasan dari Iran langsung ditunaikan, ratusan rudal balistik telah menghujam instalasi strategis di Tel Aviv dan sekitarnya. Meski banyak yang berhasil diintercept oleh sistem pertahanan udara (hanud) Israel, namun ada satu jenis rudal balistik yang membuat sistem hanud andalan Israel tidak berdaya, rudal inilah yang berhasil menghantam gedung Kementerian Pertahanan Israel. (more…)

Menimbang eskalasi yang terjadi dalam perang di Ukraina, Perancis kini tengah menjajaki kemungkinan untuk menciptakan rudal balistik darat jarak menengah baru (medium-range ground-based ballistic missile/MRBM) yang mampu menyerang target pada jarak lebih dari 2.000 km. (more…)

Sukses membuat ketar-ketir Ukraina dan Eropa Barat, maka Moskow punya strategi penempatan 9M729 Oreshnik (Kedr) di Belarusia. 9M729 Oreshnik yang masuk kategori rudal balistik jarak mengenah alias intermediate-range ballistic missile (IRBM) dengan hulu ledak hipersonik MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles) telah menciptakan ketakutan, khususnya saat serangan balasan Rusia pada 21 November 2024 ke kota Dnipo. (more…)

Guna mengurangi ‘kepanikan’ global dan agar tidak disebut melanggar perjanjian dalam Intermediate-Range Nuclear Forces (INF Treaty), maka satu hari setelah serangan rudal balistik hipersonik dengan MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles) ke kota Dnipro di Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putih menyatakan bahwa pihaknya tidak menggunakan rudal balistik antarbenua (ICBM), melainkan yang digunakan adalah rudal balistik jarak menengah atau intermediate-range ballistic missile (IRBM). (more…)

Presiden Cina Xi Jinping kembali menegaskan, pihaknya tidak mengesampingkan opsi militer dalam masalah Taiwan dan menyatakan kesiapan tempur penuh Cina dalam menghadapi setiap dinamika dan eskalasi, termasuk dalam penggunaan rudal balistik jarak menengah dan jarak jauh. Hal tersebut disampaikan Xi Jinping saat inpeksi ke DF-26 Brigade People’s Liberation Army Rocket Force (PLARF) pada 19 Oktober lalu. (more…)