Tag: Rheinmetall Defence

Integrasi Skyspotter dan Skyshield MK3: Standar Baru Rheinmetall dalam Pertahanan Anti-Drone

Raksasa pertahanan Jerman, Rheinmetall Air Defence, baru saja menuntaskan rangkaian uji coba penembakan langsung (live firing) yang krusial untuk sistem pertahanan udara jarak pendek (SHORAD) terbaru mereka. Uji coba yang dilakukan di Lohja Test Range, Finlandia, berhasil mendemonstrasikan integrasi sempurna antara sensor elektro-optik pasif Skyspotter dengan sistem kanon otomatis Skyshield MK3. (more…)

Austria Integrasikan Turret Rheinmetall Skyranger 30 di Ranpur Pandur 6×6

Meski sebatas prototipe, namun penampilan ranpur Pindad Badak 6×6 dengan dummy kanon Rheinmetall Skyranger 30 pada Indo Defence 2022, telah menarik perhatian banyak kalangan, pasalnya secara konsep kanon reaksi cepat untuk SHORAD (Short Range Air Defence) tersebut ideal untuk dipasang pada ranpur 6×6 produksi dalam negeri. Serupa tapi tidak sama, rupanya konsep integrasi Skyranger 30 pada Badak 6×6 telah dilirik oleh angkatan bersenjata Austria. (more…)

Frigat Jose Rizal Class Filipina Bakal Dipasangi Kanon CIWS, Rheinmetall Millennium Gun dan Aselsan Gokdeniz Bersaing

Frigat Jose Rizal Class – BRP Jose Rizal dan BRP Antonio Luna, buatan Hyundai Heavy Industries adalah flagship bagi Angkatan Laut Filipina. Mengadopsi desain semi stealth, Jose Rizal class dibekali dengan sistem senjata yang tercanggih untuk kelas kapal perang Filipina, termasuk rudal anti kapal, rudal hanud jarak pendek (Mistral) dan helikopter anti kapal selam. Namun, ada yang kurang, Jose Rizal class belum dibekali kanon reaksi cepat – Close In Weapon System (CIWS). (more…)

Hanwha Kalahkan Rheinmetall, Australia Pilih IFV “Redback” Sebagai Pemenang Tender Land 400 Phase 3

Hanwha Redback

Sejak tahun 2020, dua ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) roda rantai berkompetisi dalam program Land 400 Phase 3 yang digelar Departemen Pertahanan Australia. Dengan target untuk menggantikan posisi ranpur M113 yang telah uzur, Lynx KF41 buatan Rheinmetall Defence (Jerman) dan Redback buatan Hanwha Defence (Korea Selatan) bertarung dalam fase pengujian untuk memenangkan tender pengadaan IFV untuk Angkatan Darat Australia yang nilainya mencapai Aus$18,1 miliar atau setara 11,1 miliar euro. (more…)