
Mengurutkan keluarga dan garis keturuan ranpur BMP-3 memang cukup banyak jenisnya, seperti jauh hari sebelum maraknya penggunaan drone sebagai wahana intai pergerakan kavaleri, AD Rusia pernah mengandalkan BRM-3K Rys “Lynx” sebagai ranpur intai (combat reconnaissance vehicle). (more…)

Meski Marinir Rusia punya beragam alutsista amfibi yang terbaik di kelasnya, sebut saja seperti ranpur BTR-80/90 dan BMP-3, namun darri aspek kecepatan, sebagai ranpur lapis baja, kemampuan lesatnya di air tentu tak bisa terlampau diharapkan. Sementara ada kebutuhan hadirnya wahana amfibi yang mampu melesat cepat baik di air dan di darat. Berangkat dari hal tersebut, Baltic Machine-Building Company (BMK), perusahaan yang berbasis St Petersburg, memperkenalkan wahana amfibi yang terbilang unik. (more…)

Setelah mengerahkan helikopter dan pesawat udara untuk mengatasi kebakaran hutan, rupanya masih dipandang perlu menggunakan wahana lain untuk menaklukan si jago merah, terlebih untuk menjangkau titik api yang sulit ditaklukan. (more…)