Kemunculan kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV-7A1 dalam jajaran alutsista Resimen Kavaleri Korps Marinir TNI AL telah mencuri perhatian berkat bentuk fisik luarnya yang terbilang unik dan garang. Ciri khas paling menonjol dari ranpur amfibi legendaris ini terletak pada susunan panel pelindung tambahan berbentuk gelombang (corrugated) yang terpasang rapat mengelilingi lambung samping, palka atas, hingga bagian hidung kendaraan. (more…)
Keputusan Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) untuk memensiunkan ranpur amfibi beroda rantai AAV-7A1 (LVTP-7) secara bertahap menandai berakhirnya era panjang salah satu alutsista pendarat paling ikonik di dunia. Titik balik dramatis ini mengemuka pasca-insiden fatal pada Juli 2020 di lepas pantai Pulau San Clemente, California, di mana sebuah AAV-7A1 tenggelam saat latihan dan merenggut nyawa delapan prajurit Marinir serta satu personel Angkatan Laut AS. (more…)
Kedatangan gelombang pertama berupa 12 unit kendaraan tempur amfibi AAV-7A1 (LVTP-7) eks Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) ke Tanah Air menjadi penanda dimulainya penguatan armada pendarat Korps Marinir TNI AL yang menargetkan total 35 unit. Namun, Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang memanfaatkan momentum peremajaan alutsista dari Washington ini. (more…)
Alutsista Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) Korps Marinir akhirnya mendapat penyegaran, seiring tibanya armada kendaraan tempur lapis baja anyar untuk menunjang kesiapan operasional di wilayah kepulauan. Sebanyak 12 unit kendaraan tempur (ranpur) Amfibi AAV (Assault Amphibious Vehicle) gelombang pertama resmi tiba di Tanah Air dan menjalani proses pembongkaran di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (22/9/2026). (more…)
Dunia pertahanan nasional belakangan diramaikan rumor mengenai rencana pengadaan sekitar 35 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV7-A1 eks-USMC melalui skema Government-to-Government (G2G) antara Indonesia dan Amerika Serikat. (more…)
Industri pertahanan Korea Selatan resmi membuka tirai misteri alutsista matra laut tercanggihnya dengan memamerkan prototipe kendaraan tempur (ranpur) amfibi pendarat generasi terbaru, KAAV-II (Korean Amphibious Assault Vehicle II), untuk pertama kalinya kepada publik pada 18 Mei 2026. (more…)
Setelah 15 tahun pengembanganRostec State Corporation, konsorsium perusahaan pertahanan Rusia lewat akun Telegram pada 20 Mei 2025, menyebut telah memulai uji coba negara (state trials) atas kendaraan tempur (ranpur) lapis baja APC amfibi BT-3F, khususnya dalam peningkatan kemampuan operasi amfibi. (more…)
Setelah penyerahan batch perdana ranpur amfibi angkut personel ZAHA (Zırhlı Amfibi Hücum Araçları) Marine Assault Vehicle (MAV) ke Komando Angkatan Laut – (Korps Marinir) Turki pada bulan Maret 2023, belum ada kabar lanjutan tentang debut ranpur APC amfibi yang juga ditawarkan serius ke Indonesia ini. Pelibatan ZAHA dalam operasi amfibi yang sesungguhnya tentu dinanti netizen di Tanah Air. (more…)
Sejak tahun 2018, manufaktur tank asal Rusia, UralVagonZavod, telah merilis desain ranpur amfibi roda rantai yang diberi label BMMP. Ranpur ini diciptakan untuk unit naval infantry atau Korps Marinir. Seperti halnya BMP-3, maka BMMP mengedepankan rancangan IFV (Infantry Fighting Vehicle). Bedanya, BMMP dirancang dengan desain modular, bahkan bentuk lambung depan BMMP sudah lebih mirip kapal. (more…)
Meski sampai saat ini belum juga menuai pesanan, hadirnya prototipe ranpur lapis baja APC (armored personnel carrier) dengan kemampuan amfibi produksi PT Pindad, yakni Anoa 2 6×6 Amphibious, sempat membuat warganet di Indonesia bangga. (more…)