Beragam strategi mutlak dilakukan guna mempertahankan suatu kawasan dari upaya infiltrasi. Khusus menghadapi potensi infiltrasi lewat laut, Jepang rupanya sadar manfaat dari penebaran ranjau di kawasan pantai dan perairan dangkal. Tebaran ranjau dipercaya mampu menghambat laju pendaratan pasukan lawan, namun menebar ranjau tentu punya prosedur dan teknik tersendiri. (more…)
Wahana penghancur ranjau memang tak maju di lini depan dari suatu pertempuran. Namun, dalam operasi pendudukan suatu wilayah yang berpotensi masif tebaran ranjau, maka mau tak mau, wahana penghancur ranjau adalah suatu pilihan, selain metode penghancuran ranjau secara manual yang memakan waktu lama dan beresiko tinggi pada keselamatan prajurit. (more…)
Sudah lumayan banyak varian ranpur BMP-3 yang telah diulas di Indomiliter.com, namun ada satu varian dari ranpur berbobot 18 ton ini yang sepertinya terlewatkan, maklum varian BMP-3 ini memang tergolong barang baru bagi arsenal AD Rusia. Yang dimaksud adalah UR-15 Meteor. Ranpur yang punya peran khusus untuk melibas medan beranjau ini belum lama digunakan AD Rusia dalam latihan tempur bersandi Kavkaz-2020. (more…)
Meski diterpa isu seputar pemangkasan anggaran, patut disyukuri pengadaan beberapa alutsista tetap berjalan. Salah satu yang sudah mendapat persetujuan dari pemerintah adalah pengadaan kapal pemburu ranjau untuk TNI AL. Seperti disebutkan dalam berita terdahulu, US$215 juta telah dialokasikan untuk MCMV (Mine Counter Mesaure Vessels). Meski anggaran sudah siap, namun masih jadi pertanyaan, jenis kapal pemburu ranjau apa yang bakal diakuisisi TNI AL? (more…)
IED (Improvised Explosive Device) kian menjadi momok menakutkan bagi laju pasukan infanteri dan kavaleri. Ambil contoh, ribuan pasukan AS dan koalisinya tewas di laga Irak dan Afghanistan dikarenakan tebaran IED, meski tak sedikit pula infanteri yang meregang nyawa akibat tembakan sniper. Popularitas IED kemudian mendorong hadirnya ranpur berkualifikasi Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP). Jenis ranpur yang juga tak asing digunakan Korps Baret Merah Kopassus TNI AD. (more…)
Belum lama berselang, pihak Saab Kockums mengadakan presentasi di Mabes TNI AL tentang solusi teknologi penyapu ranjau. Penawaran alutsista penyapu ranjau asal Swedia ini tentu karena ada peluang, pasalnya TNI AL memang punya niatan memensiunkan kapal penyapu ranjau Tripartite Class (KRI Pulau Rengat 712 dan KRI Pulau Rupat 712). Sebagai gantinya TNI AL berencana membeli dua unit kapal penyapu ranjau baru. (more…)