
Tanpa ‘omon-omon’, industri pertahanan Vietnam mencatatkan sejarah baru dengan memamerkan prototipe tank amfibi ringan pertama hasil pengembangan dalam negeri yang diberi nama T-1. Kehadiran T-1 dalam sebuah pameran publik di Vietnam langsung menyedot perhatian besar dari para pengamat militer di kawasan Asia Tenggara. (more…)

Atraksi yang memperlihatkan kemampuan personel kavaleri dalam bongkar pasang rantai kendaraan tempur (ranpur) selalu memikat perhatian orang banyak, betapa tidak, dalam tempo singat, awak ranpur yang terlatih dapat mensimulasikan bongkar pasang rantai ranpur yang rusak. Selain mempertontonkan bentuk pekerjaan yang berat, bongkar pasang rantai tank jelas membutuhkan kerja sama tim yang kuat. (more…)

Label “PT-76M” identik sebagai varian tank amfibi PT-76 milik Korps Marinir TNI AL yang telah dimodifikasi pada tahun 1990. Namun, tahukah Anda, bahwa jauh sebelum ada label PT-76M pada PT-76 Indonesia, maka pada akhir dekade 50-an, sejatinya Rusia sudah lebih dulu ‘menerbitkan’ label PT-76M. (more…)

Selain bakal mendapatkan instalasi sistem pembidik laser Synthesis berikut rudal anti tank Falarick 90, tank amfibi PT-76M Korps Marinir, dalam paket upgradenya juga akan dilengkapi sistem proteksi Zaslon-L besutan Microtek dari Ukraina. Sistem proteksi untuk ranpur lapis baja bukan sesuatu yang baru lagi, lantas apa yang menjadi keunggulan dari Zaslon-L? (more…)

Usia alutsista milik Korps Marinir ini jelas tak muda lagi, namun melihat dari spesifikasi dan tingkat kesiapan tempurnya, tank amfibi PT-76M sampai saat ini masih layak digunakan setelah melewat sejumlah retrofit disana-sini. Bahkan, belum lama ada kabar bahwa tank ini akan dipersenjati jenis amunisi baru. Persisnya tank PT-76M Korps Marinir akan punya kemampuan meluncurkan rudal anti tank. (more…)