Memasuki tahun ketiga perang Ukraina, pasokan Main Battle Tank (MBT) dari negara-negara Barat/NATO terasa mulai seret. Ukraina yang berharap donasi alutsista berat tentu merasakan kebutuhan mendesak akan hadirnya MBT yang bukan cuma unggul dalam kualitas, tapi ideal secara kuantitas. Nun jauh dari Timur Tengah, ada kabar bahwa Kuwait tengah mengirimkan armada MBT M-84AB ke Ukraina. Nama M-84AB terdengar asing, meski pada dasarnya merupakan varian dari MBT T-72. (more…)
Meski telah diantisipasi dengan peningkatan sistem pertahanan udara (hanud), beberapa drone Ukraina berhasil terbang jauh ke wilayah Rusia, termasuk drone kamikaze yang mampu menjangkau Kremlin di Moskow. Bukan hanya drone berukuran mini, drone berukuran ‘besar’ seperti Ukrjet UJ-22, puingnya bahkan telah ditemukan 100 km dari Moskow. Malah belakangan drone Ukraina berhasil menjangkau kota yang lebih jauh, seperti Saint Petersburg. (more…)
Serangan drone laut (Unmanned Surface Vehicle/USV) kamikaze Ukraina kembali memakan korban, kali ini serangan kawanan USV kamikaze Ukraina berhasil menyerang secara telak salah satu korvet Ivanovets – Tarantul class milik Armada Laut Hitam Rusia pada 1 Februari 2024. Bukan sekedar rusak berat, serangan telak USV kamikaze Ukraina disebut telah mengkaramkan korvet Tarantul class, setelah sebelumnya mengalami ledakan hebat. (more…)
Dengan motif untuk menjajal kemampuan tempur dan meraih predikat battle proven, tak sedikit alutsista keluaran baru yang dikirim ke Ukraina. Salah satunya dalam kelompok tersebut adalah sistem hanud (pertahanan udara) kanon Rheinmetall Skynex dari ‘donasi’ dari Jerman. Tak kurang empat unit Rheinmetall Skynex telah dikirim Jerman sejak akhir 2022. Namun belum lama ada kabar yang kurang sedap, yakni salah satu Skynex telah menjadi korban serangan drone kamikaze Rusia. (more…)
Tak berselang lama setelah persetujuan dari AS untuk menjual 40 unit jet tempur stealth F-35A Lightning II ke Yunani senilai US$8,6 miliar, maka ibarat berterima kasih kepada Washington, ada kabar bahwa Athena menyetujui pengiriman rudal pertahanan udara (hanud) dan senjata anti-pesawat buatan Rusia ke Ukraina. (more…)
Meski dijuluki ‘Monster Lapis Baja’, namun tak jarang kita diperlihatkan adegan Main Battle Tank (MBT) yang tak berdaya menjadi bulan-bulanan serangan drone kamikaze FPV (First Person View). Dengan dimensinya yang kecil, drone kamikaze memang punya keterbatasan dalam membawa bahan peledak. MBT yang disengat mungkin tak sampai hancur, namun banyak kasus serangan drone kamikaze berhasil melumpuhkan ranpur berbobot puluhan ton tersebut. (more…)
Bila pasukan Ukraina memodifikasi drone pertanian hexacopter DJI Agras T30 dengan payload berupa senapan mesin dan roket anti tank, maka kubu Rusia juga tak ingin ketinggalan, sebuah postingan di media sosial, belum lama ini memperlihatkan drone quadcopter dipasangi rudal anti tank 9K111 Fagot. (more…)
Kemungkinan karena stok persenjataan telah terkuras, baik Ukraina dan Rusia sejak beberapa waktu lalu telah ‘menghidupkan’ kembali alutsista berusia uzur untuk kembali berlaga di medan perang. Apakah efektif memanfaatkan alutsista yang sudah menjadi koleksi museum? Tentu itu lain soal, seperti belum lama, pihak Ukraina menyebut Rusia telah meluncurkan rudal jelajah anti kapal pesisir (coastal anti ship missile) P-35 – kode NATO SS-N-3C Shaddock. (more…)
Sejak Oktober 2023, pasukan Rusia mulai mengerahkan Zemledeliye – truck-mounted mine-laying system atau sistem peluncur/peletakan ranjau darat berbasis truk, dalam operasi tempurnya di Ukraina. Dan belum genap enam bulan digunakan di Ukraina, Kementerian Pertahanan Rusia dalam channel di Telegram menyebut bahwa Zemledeliye telah menghancurkan lebih dari 500 ranpur Ukraina. (more…)
Berkat dukungan dari Perancis dan Denmark, Ukraina dalam waktu singkat telah menjadi salah satu operator utama self propelled howitzer CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie)155/52 mm. Sejak awal invasi Rusia pada Februari 2022, Perancis sampai saat ini telah mengirim 18 unit CAESAR 6×6, dan ada lagi donasi dari kocek Denmark sejumlah 19 unit CAESAR 8×8. Dan terkait dengan perang yang akan masuk ke tahun ketiga, ada kabar bahwa Perancis akan mengirim kembali CAESAR 6×6 dalam jumlah 72 unit selama tahun 2024. (more…)