
Pesawatnya kini sudah tak lagi dioperasikan, namun, pesawat ini punya catatan sejarah ketika digunakan dalam Perang Falkland (Malvinas), ditambah pesawat turboprop ini menjadi bukti masa keemasan industri penerbangan Argentina. Yang dimaksud adalah FMA IA 58 Pucara. Dan hari 56 tahun lalu, bertepatan dengan 20 Agustus 1969, adalah momen penerbangan perdana prototipe Pucara. (more…)

Improvisasi mutlak dilakukan dalam peperangan, terlebih bila ada keterbatasaan pada kemampuan alutsista yang ada. Seperti pada Perang Falkland (Malvinas) di tahun 1982, salah satu yang menjadi titik lemah upaya ofensif Argantina adalah tiadanya pesawat pembom. (more…)

Invasi Argentina ke Kepulauan Falkland (Inggris) dalam Perang Malvinas telah berlalu lebih dari 40 tahun, namun, bara kecurigaan Inggris kepada Argentina belum sirna sampai saat ini. London sebisa mungkin tetap melakukan embargo atas penggunaan komponen persenjataan yang berasal dari perusahaan asal Inggris yang akan dijual ke Argentina. Terlebih dengan kabar terbaru, yakni akuisisi 24 unit jet tempur F-16 AB/BM bekas pakai Denmark oleh Argentina, rupanya telah mengundang sorotan dari petinggi pertahanan Inggris. (more…)

Meski perang Malvinas (Falkland) telah berakhir 41 tahun silam, namun amarah Inggris terhadap Argentina belum juga sirna. Dalam aspek pertahanan, Inggris masih memberlakukan embargo militer yang ketat terhadap Argentina. Dengan jaringan industri pertahanan yang kuat, niat negara lain yang akan menjual produk alutsistanya ke Argantina, akan diganjal bila kedapatan produk tersebut menggunakan komponen buatan perusahaan Inggris. (more…)

Meski sejak tahun 1990 Angkatan Laut Argentina tidak lagi mengoperasikan kapal induk ARA Veinticinco de Mayo (V-2), namun, AL Argentina masih terus menggunakan jet tempur single seat legendaris buatan Perancis, Super Etendard. Bahkan, di tahun 2018/2019, Argentina kembali membeli lima unit Super Etendard bekas pakai AL Perancis yang telah dipensiunkan. (more…)

Mengasosiasikan keunggulan suatu produk dengan produk lain sudah jamak dalam dunia marketing, saat ada produk yang sedang lagi ‘naik daun’ maka tak jarang produk lain yang sedang memasuki pasar akan mempersepsikan keunggulannya pada produk yang sedang populer di masanya. Seperti di segmen alutsista, keberhasilan Argentina meluncurkan rudal anti kapal Exocet dalam Perang Malvinas di tahun 1982, rupanya ditangkap sebagai peluang promosi pada merek otomotif Renault. (more…)

Tak sedikit warganet yang dibuat takzim dengan apa yang dilakukan Iran, yaitu dengan mengubah kapal niaga (tanker) menjadi kapal induk multiguna. Sebut saja kapal IRINS Makran 441 yang beratnya mencapai 106.000 ton, kini masih menjadi andalan Iran sebagai pangkalan apung di Selat Hormuz. Namun, jauh sebelum itu, gagasan mengubah kapal niaga menjadi ‘kapal induk’ sudah lebih dulu dilakukan oleh Inggris. (more…)

Setelah 38 tahun berlalu, luka lama akibat Perang Malvinas rupanya masih membekas, hal ini dibuktikan dengan larangan dari Inggris kepada Korea Selatan untuk menjual jet tempur FA-50 Fighting Eagle (varian kombatan dari T-50i Golden Eagle) kepada Argentina. (more…)

Ada dua negara yang bisa dikata “cinta mati” pada sosok jet tempur legendaris A-4 Skyhawk. Yang pertama adalah Selandia Baru, meski telah memensiunkan A-4K Skyhawk pada tahun 2001, Negeri Kiwi sampai saat ini tak pernah mempunyai jet tempur lain pasca A-4K Skyhawk, padahal serangkaian upgrade telah dikuncurkan dengan dana besar untuk A-4K lewat project Kahu. Dan negara kedua yang setia pada Skyhawk adalah Argentina, dimana sejak era Perang Malvinas sampai saat ini, ibarat kata, Skyhawk selalu di hati. (more…)

Wabah pandemik corona secara langsung telah disikapi dengan kesiagaan unit medik yang ada di setiap matra TNI. Terlatih dalam kegiatan operasi militer selain perang, beragam skenario pun telah dijalankan untuk mengantisipasi dinamika yang muncul, seperti TNI AU yang kembali menyiapkan Kontainer Medik Udara (KMU). (more…)