
Tupolev Tu-160M, pembom strategis sayap ayun yang digadang mampu meluncurkan rudal hipersonik Kh-47M2 Kinzhal, tak pelak menjadi daya deteren Rusia dalam konflik di Ukraina Setelah unit kedua Tu-160M yang mengudara pada akhir tahun 2022, belum lama ini, Presiden Rusia Vladimir Putin meninjau langsung empat unit Tu-160M yang telah mendapatkan upgrade di Kazan Aviation Plant (KAZ) – bagian dari United Aircraft Corporation (UAC). (more…)

Meski hakekatnya adalah pesawat pembom, namun, yang menarik dketahui adalah untuk pertama kalinya dalam 30 tahun, pembom strategis B-1B Lancer dipasangi bom berpemandu pada internal weapon bay-nya. Pada awal Januari lalu, Pangkalan Udara Dyess di Texas, merilis foto yang menarik seputar aktivitas pemuatan amunisi pada internal weapon bay pembom berdesain sayap ayun tersebut. (more…)

Setelah penerbangan perdananya pada 22 Agustus 2020, nyaris tak ada lagi kabar lanjutan tentang prototipe pembom strategis bermesin turboprop Tupolev Tu-95MSM. Maklum, sejak saat itu Rusia lebih berkonsentrasi guna mempersiapkan operasi militer khususnya di Ukraina. Namun, merujuk ke siaran pers United Aircraft Corporation (UAC), disebutkan bahwa prototipe Tu-95MSM telah melakukan uji terbangnya yang kedua. (more…)

Bagi Moskow, pola serangan ke Ukraina kini ditekankan pada kemampuan drone kamikaze dan rudal jelajah. Dan yang disebut terakhir, pelibatan pembom strategis sebagai salah satu wahana peluncur rudal jelajah menjadi begitu penting. Terkait hal tersebut, United Aircraft Corporation (UAC) pada hari Senin kemarin (19/12/2022), mengumumkan penerbangan perdana dari unit kedua pembom strategis Tu-160M varian upgrade. (more…)

Ketika drone kamikaze Rusia Shahed-136 (Geran-2) terpaksa mengentikan serangannya akibat musim dingin, sebaliknya ada kabar bahwa Ukraina justru mampu melakukan serangan dengan drone kamikaze jauh ke wilayah Rusia. Dan serangan yang terjadi pada 5 Desember 2022 lalu, mampu membetot perhatian dunia, pasalnya serangan diarahkan ke instalasi penting militer Rusia, yang lokasinya notabene jauh dari perbatasan Ukraina – Rusia. (more…)

Dua pembom strategis yang menjadi ancaman bagi Amerika Serikat dan sekutunya, telah bersanding dalam sebuah aksi yang diklaim sebagai latihan bersama. Dari Rusia mengerahkan pembom startegis turboprop Tupolev Tu-95MC Bear, sedangkan Cina mengerahkan Xian H-6K. Kedua pembom strategis itu bukan saja berlatih, melainkan melakukan patroli bersama di atas Laut Cina Timur dan Laut Jepang. (more…)

Tak lama setelah berita militer Cina memamerkan elephant walk pada armada pembom strategis Xian H-6K, maka Amerika Serikat melakukan tandingan, berupa aksi elephant walk pada armada pembom stealth B-2 Spirit. Seperti belum lama ini, delapan unit B-2 Spirit, yang artinya 40 persen dari kekuatan pembom stealth tersebut berbaris di jalur taxii, Pangkalan Angkatan Udara Whiteman, Missouri, pada puncak latihan Spirit Vigilance 22, 7 November lalu (more…)

Setelah Angkatan Udara Taiwan pamer kekuatan tempur F-16 Viper dalam formasi “elephant walk” di Pangkalan Udara Chiayi, kini dari seberang lautan, muncul formasi tandingan dari Cina daratan, yang memperlihatkan elephant walk dari skadron pembom strategis, yang menjadi tulang punggung kekuatan ofensif Cina, yakni Xian H-6K. (more…)

Tensi ketegangan di Pasifik Selatan meningkat tajam dalam beberapa hari ini, setelah ada kabar bahwa Amerika Serikat berencana untuk menempatkan enam unit pembom strategis Boeing B-52 Stratofortress di Pangkalan Udara Tindal milik Angkatan Udara Australia, yang berjarak sekitar 300 km selatan kota Darwin, Northern Territory. (more…)

Guna memperpanjang usia pengabdiannya hingga tahun 2050, pembom strategis Boeing B-52 Stratofortress kini masuk dalam Commercial Engine Replacement Program (CERP), yakni dengan pemasangan mesin baru, Rolls-Royce F130 untuk menggantikan mesin saat ini, Pratt & Whitney TF33- PW-103 yang digunakan sejak tahun 1960-an. Tidak itu saja, Angkatan Udara AS sepertinya tidak mau dibilang ‘tanggung’. (more…)