Sebagai kekuatan laut yang memiliki armada dengan jumlah kapal perang ratusan, sudah barang tentu TNI AL punya elemen kapal-kapal tanker untuk menunjang beragam misinya. Disamping urusan jumlah kapal yang bejibun, luas wilayah lautan Indonesia yang mencapai 2/3 luas lautan di Asia Tenggara, mengharuskan sebaran armada kapal tanker yang memadai. Dan bicara tentang kapal tanker milik TNI AL, ada nama KRI Balikpapan 901, KRI Sambu 902, KRI Arun 903, KRI Sungai Gerong 906, dan KRI Sorong 911. (more…)
Tag: operasi seroja
KRI Teluk Bone 511: Terlibat Dua Momen Pendaratan Amfibi Bersejarah
Genderang program MEF (minimum essential force) telah berkumandang, kemudian diwujudkan dengan update beragam alutsista baru, tapi pada kenyataan bukan berarti alat perang tua langsung disingkirkan. Sepanjang esensi dan fungsionalitas alat perang masih aman, beberapa masih terus di lestarikan. Di lini armada LST (landing ship tank), masih ada kapal yang tergolong amat sepuh, bila ditakar usianya sudah jauh lebih tua dari anggota TNI AL aktif paling senior sekalipun. (more…)
T-33A Bird: Jadi Ikon Komik Hingga Operasi Tempur di Timor Timur
Tak banyak perangkat militer yang sukses dijadikan sebagai ikon dalam komik. Tapi ada satu yang dirasa sangat menarik, yaitu pesawat latih T-33A Bird. Tidak tanggung-tanggung, T-33A menjadi ikon dalam komik tahun 80-an asal Perancis, Tanguy dan Laverdure. Dimulai dari judul “Pendidikan Para Elang”, kemudian berlanjut di sekuel kedua “Demi Kehormatan.” T-33A menjadi pesawat andalan bagi para siswa pilot pemburu Perancis. (more…)
Douglas B-26B Invader – History of The Indonesian Last Bomber

Militer Indonesia tempo dulu memang digdaya, seperti di lini alutsista udara dahulu mengenal segmen pesawat pembom. Dan, bila bicara pembom maka asosiasi kebanyakan orang di Republik ini langsung mengarah pada sosok Tu-16 Badge dan Il-28 Beagle. Tidak salah memang, karena pembom besutan Uni Soviet adalah yang tecanggih pada jamannya, dan jelas ada kebangaan tersendiri tatkala Indonesia mempunyai pembom jarak jauh sekelas Tu-16. (more…)
AC-47 Gunship TNI AU: Pesawat Angkut Berkemampuan Serbu
Bagi para pemerhati bidang kemiliteran, laga operasi Seroja di Timor Timur yang dimulai tahun 1975 masih membekas hingga saat ini. Pasalnya inilah operasi tempur gabungan TNI terbesar yang pernah diselenggarakan. Untuk unsur udara misalnya, beragam pesawat dan helikopter dilibatkan di wilayah yang kini telah menjelma sebagai negara Timor Leste. (more…)
MK82: Bom Paling “Lethal” Milik TNI AU
Bagi TNI AU, ada beragam pilihan senjata yang bisa digelar untuk menghadapi sasaran di permukaan. ‘Racikan’ senjata yang umum disajikan adalah kombinasi proyektil dari kanon, roket, bom, dan jika sasaran berkulifikasi ‘tinggi,’ bisa saja pesawat tempur TNI AU melepaskan rudal udara ke permukaan, seperti AGM-65 Maverick. Namun faktanya, selama operasi udara yang digelar TNI AU hingga saat ini, jenis senjata yang digunakan masih sebatas kanon, roket, dan bom. Boleh jadi, memang karena sasaran yang dihadapi masih cukup ditangani oleh jenis senjata tersebut. (more…)
Radio AN/PRC-77: Andalan Komunikasi Tempur TNI di Operasi Seroja
Komunikasi antar unit dalam laga pertempuran menjadi sesuatu yang menentukan. Tanpa keberadaan tactical radio yang memadai di lapangan, bisa dipastikan koordinasi tempur antar pleton dan regu bakal menjadi sulit. Boleh jadi bukan kemenangan yang didapat, justru pasukan pemukul bakal menjadi bulan-bulanan tembakan lawan. (more…)
Alouette III – Kiprah Helikopter Serbaguna Puspenerbad TNI AD Era 70-an

Dilihat dari desainnya, helikopter ini terlihat culun dibandingkan desain heli modern saat ini. Bila dilihat sekilas, bentuk heli ini bahkan mirip dengan helicak (heli becak), kendaraan umum warga DKI Jakarta pada era 70-an. Tapi jangan salah, heli yang menyandang nama Alouette III SA-316 ini punya andil sejarah yang cukup besar dalam dunia dirgantara di Tanah Air, khususnya melengkapi armada Puspenerbad TNI AD sejak tahun 1969. (more…)
Thomson TRS-2215/TRS-2230: Radar Andalan Pertahanan Udara RI Era 80-an

Pasca pecah kongsi antara Indonesia dan Uni Soviet di tahun 1966, membawa implikasi pelik bagi konfigurasi alutsista di Tanah Air. Khususnya di lingkungan TNI AU, hampir semua alutsista asal Uni Soviet dan Eropa Timur harus di grounded lantaran ketiadaan pasokan suku cadang. Kalaupun ada yang masih bertahan hingga tahun 70-an, seperti jet tempur MiG-21 dan pembom Tu-16, tak lain hanya mengandalkan pola kanibalisasi suku cadang. (more…)
FFAR 2.75 Inchi: Ujung Tombak Bantuan Tembakan Udara TNI AU & TNI AD
Bila kita cermati, saat ini elemen CAS (close air support) di lingkungan TNI AU dan TNI AD sudah cukup meningkat dari segi kualitas. Selama tiga dekade belakangan, dukungan BTU (Bantuan Tembakan Udara) di lingkup operasi TNI kebanyakan masih bersandar pada senjata jenis kanon, bom, dan roket. Kini meski secara kuantitas masih terbatas, elemen BTU yang dimuntahkan dari pesawat tempur dan helikopter TNI sudah merujuk pada kehadiran sosok rudal. (more…)








