
Yang namanya sedang berperang, maka beragam persenjataan wajar digunakan untuk menuntaskan misi yang diemban. Seperti dalam laga Perang Ukraina, Rusia diwartakan juga telah mengerahkan senjata berupa drone kamikaze (loitering munition) ke suatu target di kota Kiev. Dari hasil identifikasi pada foto, kuat dugaan bahwa drone kamikaze yang digunakan Rusia adalah KUB-UAV buatan Zala Aero, anak perusahaan Kalashnikov Group. (more…)

Tengah diambang perang terbuka dengan Rusia, kini Ukraina tak pelak menjadi negara dengan kewaspadaan tingkat tinggi, dimana seluruh sumber daya negeri eks Soviet itu telah dimaksimalkan untuk mengantisipasi hal terburuk. Meski mendapat bantuan persenjataan dari AS dan NATO, rupanya manufaktur dari dalam negeri tak kehilangan gagasan kreatifnya, seperti Atlon Avia yang memperkenalkan loitering munition alias drone kamikaze yang diberi label ST-35 Silent Thunder. (more…)

Buntut serangan drone kamikaze yang dilakukan milisi Houthi di Yaman ke beragam obyek vital milik Arab Saudi, membuka mata dunia arti penting dari kehadiran drone kamikaze atau loitering munition. Meksi berukuran kecil, namun jika digabungkan dengan konsep kawanan (swarm drone), maka tingkat kerusakan yang diciptakan bisa signifikan, lantaran ada potensi sistem hanud lawan kebobolan. (more…)

Efektivitas drone kamikaze atau loitering munition kini tak diragukan lagi, terutama pasca serangan pada kilang minyak Aramco dan konflik Nagorno-Karabakh, namun lepas dari itu, ada gaya serangan drone kamikaze yang jauh lebih mematikan dan terbilang sulit untuk diatasi, yaitu serangan kawanan drone atau akrab disebut massive suicide drone swarm. (more…)