
Aturan tata kelola persenjataan global kembali menjadi sorotan pasca munculnya dinamika hukum internasional yang mengikat sistem rudal pertahanan udara (hanud) S-400 di Turki. Dilema terkait End-User Certificate (EUC) atau Sertifikat Pengguna Akhir ini membuktikan bahwa negara pembeli tidak memiliki kedaulatan mutlak atas alutsista yang telah mereka beli lunas. (more…)

Rencana spekulatif Turki untuk menjual sistem rudal pertahanan udara (hanud) jarak jauh S-400 buatan Rusia ke salah satu negara di Timur Tengah telah memicu riak kontroversi besar di panggung geopolitik global. Langkah nekat Ankara ini disinyalir sebagai upaya pragmatis untuk mencairkan hubungannya dengan Washington, sekaligus membuka kembali pintu akses yang sempat terkunci menuju program jet tempur siluman F-35 Lightning II. (more…)