
Menimbang pilihan antara helikopter serang AH-64E Apache Guardian dan Bell AH-1Z Viper, rupanya bukan hanya dialami oleh Filipina. Sebelum Negeri Pinoy memutuskan mengakusisi helikopter serang produksi Turki T129 ATAK, pilihan itu pernah datang dari Washington, meski toh akhirnya Filipina menolak tawaran lantaran harga beli yang dianggap kemahalan untuk kocek Filipina. Dan belum lama ada kabar, bahwa Polandia kini mendapat tawaran yang sama dengan Filipina. (more…)

Filipina sedang bersuka cita, pasalnya batch perdana yang terdiri dari dua unit helikopter serang T129 ATAK telah tiba pada hari Rabu lalu (9/3/2022) di Pangkalan Udara Clark. Kedua unit T129 ATAK produksi Turkish Aerospace Industries (TAI) dikirim menggunakan pesawat angkut Airbus A400M Atlas milik Angkatan Udara Turki. (more…)

Meski tertinggal dalam pemasaran helikopter serang oleh Boeing, Airbus Helicopters rupanya tak menyerah untuk mengembangkan kemampuan helikopter Tiger. Seperti diketahui, pasar Tiger kian tergerus, utamanya setelah Australia dan Jerman akan beralih ke keluarga AH-64 Apache. Dan ada kabar, bahwa sisa poros pengguna Tiger, yakni Perancis dan Spanyol akan melakukan upgrade pada stok Tiger yang ada. (more…)

12 tahun adalah usia yang tergolong singkat untuk operasional helikopter serang modern, dan ada kabar Angkatan Udara Brasil belum lama ini memutuskan untuk mengakhiri masa tugas helikopter serang multiguna AH-2 Sabre. Sebagai informasi, AH-2 Sabre adalah varian dari Mi-35M yang dibuat khusus berdasarkan pesanan Brasil pada tahun 2010. (more…)

Setelah menanti lumayan lama, yaitu penandatanganan kontrak pembelian pada 2016, maka baru pada tahun 2022 ini, Angkatan Darat Malaysia, khususnya Malaysian Army Aviation (Pasukan Udara Tentera Darat/PUTD) bakal menerima kedatangan enam unit helikopter serang ringan MD530G Light Scout Attack dari MD Helicopters, Inc. (more…)

Seolah tak gentar dengan Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) yang ditakuti oleh beberapa negara. Ada kabar dari Bangladesh bahwa Angkatan Udara negara itu telah mendapatkan persetujuan untuk mengakuisisi delapan unit helikopter serang buatan Rusia, Mi-28NE “Night Hunter.” (more…)

Lantaran anggaran pertahanan yang ngepas, Filipina akhirnya menolak tawaran dari Washington untuk paket pembelian helikopter serang. Kala itu, AS mengajukan dua pilihan, antara Boeing AH-64E Apache Guardian atau Bell AH-1Z Viper. Namun apa daya, Negeri Pinoy harus memantapkan pilihan pada helikopter serang dari negara lain. Dan pilihan itu akhirnya tertuju pada T129 Tactical Reconnaissance and Attack Helicopter (ATAK) produksi Turkish Aerospace Industries (TAI). (more…)

Palugada (apa lu mau gue ada), mungkin menjadi perumpamaan yang pas untuk menggambarkan kemampuan industri militer Cina dalam melihat kebutuhan pasar. Di segmen helikopter serang misalnya, banyak negara yang mengidamkan untuk bisa mengoperasikan AH-64E Apache Guardian. Namun, untuk bisa memiliki AH-64E tentulah negara pembeli harus menjadi sobib Amerika Serikat. (more…)

Pada awal dekade 70-an, Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) mengumandangkan program yang disebut Advanced Attack Helicopter (AAH). Yang dicari AD AS adalah spesifikasi helikopter serang yang lebih strong dibandingkan dengan AH-1 Cobra. Merespon program tersebut, deretan manufaktur dirgantara langsung meresponnya dengan pengajuan proposal dan penawaran desain helikopter anyar. (more…)