
NAS 332 Super Puma dari Skadron Udara 6, menjadi tipe helikopter kedua di arsenal TNI yang dipasangi senjata laras putar Gatling M134D Minigun, setelah sebelumnya M134D Minigun lebih dulu dipasang sebagai door gun di helikoper serbu serbaguna Bell-412 series milik Puspenerbad dan Puspenerbal. (more…)

Insiden lepasnya panel kanon F-16CJ Fighting Falcon pada ajang Thunder Over Michigan 2019, sontak mengingatkan kita pada sosok senapan mesin Gatling Gun Vulcan M61A1 enam laras kaliber 20 mm. Meski publik hanya dapat melihat gunport kanon pada sisi kiri pesawat, namun nama Vulcan M61A1 sudah kadung moncer, lantaran debut kehadiran F-16 di dekade 70-an tak bisa dilepaskan dari implementasi kanon multi laras yang juga dipasang pada F-15 Eagle dan F-18 Hornet ini. (more…)

Setelah Puspenerbad diperkenalkan dengan rudal anti tank AT-9 pada helikopter Mi-35P Hind, berlanjut ke rudal AGM-114R3 Hellfire saat kedatangan AH-64E Apache Longbow, maka tiba giliran bagi satuan kavaleri udara TNI AD ini untuk memperbaharui jenis door gun. Maklum sejak era door gun disematkan ke helikopter utility Bell-205 A-1 dan NBell-412, praktis sampai saat ini yang digunakan masih jenis FN MAG kaliber 7,62 GPMG (General Puspose Machine Gun). (more…)

Momen puncak HUT TNI Ke-70 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten memang spektakuler. Dengan penekanan atraksi pada keunggulan matra laut dan udara, ada banyak sajian menarik bagi publik. Di matra laut, TNI AL diantaranya menampilkan demo kebolehan armada korvet Parchim Class dalam menembakkan roket AKS (anti kapal selam) RBU-6000 dan yang paling baru, tembakkan dari kanon CIWS (Close In Weapon System) tujuh laras Type 730. (more…)

Bila tak ada aral melintang, dijadwalkan pada tahun ini juga TNI AU, khususnya Korps Pasukan Khas (Paskhas) akan kedatangan alutsista anyar. Alutsista yang dimaksud adalah sistem senjata untuk pertahanan pangkalan udara (lanud). Setelah sebelumnya korps baret jingga ini menerima rudal MANPADS (man portable air defence system) QW-3 buatan Cina, maka sista yang segera hadir kali ini dari jenis kanon reaksi cepat, yaitu Oerlikon Skyshield laras tunggal kaliber 35 mm. (more…)

Guna menuju kemandirian alutsista, beragam langkah strategis terus dilakukan TNI, khususnya oleh Dinas Penilitian dan Pengembangan dari masing-masing angkatan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah SMML (senapan mesin multi laras) yang baru-baru ini diperlihatkan di stand Dislitbang TNI AD pada pameran Alutsista TNI AD 2013 di lapangan Monas, awal Oktober lalu. (more…)